Subandio Soroti Pelayanan PDAM Mempawah Terhadap Masyarakat Kurang Maksimal
Legislator PKB ini menyebutkan, hal ini juga dialaminya. Menurutnya air PDAM Mempawah sekarang, memang susah mau mengalir.
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Mempawah, Subandio, meminta pelayanan PDAM terhadap pelanggan (masyarakat) harus lebih ditingkatkan.
Hal ini diutarakannya mengingat sudah banyak keluhan-keluhan masyarakat terhadap pelayanan PDAM.
"Keluhan terhadap pelayanan PDAM ini sudah sejak lama, sejak Bupati Mempawah, Bapak Agus salim hingga sekarang. PDAM Mempawah masih tetap seperti yang dulu. Airnya keruh dan sering macet," ujarnya kepada Tribun, Rabu 3 Maret 2021.
Legislator PKB ini menyebutkan, hal ini juga dialaminya. Menurutnya air PDAM Mempawah sekarang, memang susah mau mengalir.
"Kalau tidak disedot menggunakan Jet Pumb (alat penyedot yang besar), jangan harap bisa mengalir sendiri," tegasnya.
Dirinya juga menyebutkan, untuk pipanisasi saluran air PDAM, setiap tahun selalu dianggarkan di APBD, melaui dinas PUPR.
"Namun kenyataannya apa?, masih tetap saja banyak keluhan-keluhan dari masyarakat terhadap air bersih PDAM," katanya mempertanyakan.
Baca juga: Warga Kampung Bugis Rela Tahan Kantuk Demi Menunggu Air PDAM Mengalir
Ketua Fraksi PKB ini juga menyebutkan, hal ini sudah disampaikannya dalam rapat anggaran.
Dikatakannya lokasi PDAM sebetulnya sudah tidak layak dan harus dicarikan lokasi yang baru.
Pertama dirinya menyoroti tentang lokasinya yang sudah tidak steril lagi.
Kalau dilihat di depan mesin sedot banyak tambak ikan apung, serta rumah penduduk dipingir sungai lokasi PDAM.
"Luas lahannya yang sudah tidak bisa menambah penampungan air (bak penampungan), yang disedot langsung dari sumbernya (sungai), dan masih banyak kekurangan lainnya," jelasnya.
Subandio juga menyebutkan, sebaiknya PDAM Mempawah dikelola total secara mandiri. Karena selama ini menurutnya, pembangunan fisik dan pipanisasi dilaksanakan dinas PUPR.
"Kalau mandiri bisa saja diserahkan oleh pihak ketiga untuk pembangunan fisik dan pipanisasinya, serta pengawasannya langsung dibawah PDAM kan lebih terkontrol," tuturnya.
Untuk itu juga, dirinya menekankan kepada PDAM untuk memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat.
"PDAM juga harus cepat merespon keluhan dari masyarakat," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/anggota-komisi-3-dprd-mempawah-subandio-sh-ii.jpg)