Breaking News:

RESMI Snack Video Diblokir Satgas Waspada Investasi, Snack Video Masuk Deretan 28 Entitas Ilegal

Penghentian oleh Satgas Waspada Investasi (SWI) bersama dengan 28 entitas ilegal lainnya terutama TikTok Cash dan Snack Video yang belakangan viral

TRIBUN/ISTIMEWA
snack video resmi diblokir 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Aplikasi Snack Video resmi diblokir lantaran masuk dalam deretan entitas ilegal.

Snack video dinyatakan sebagai penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang tidak terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika, juga tidak memiliki badan hukum dan izin di Indonesia.

Sehingga secara resmi operasional aplikasi Snack Video dihentikan bersama TikTok Cash.

Penghentian oleh Satgas Waspada Investasi (SWI) bersama dengan 28 entitas ilegal lainnya terutama TikTok Cash dan Snack Video yang belakangan viral di media sosial.

Ketua SWI Tongam L Tobing mengatakan, penghentian dilakukan usai SWI menemukan TikTok Cash menawarkan uang kepada pengguna hanya dengan memperbanyak menonton video di aplikasi.

Aplikasi Snack Video
Aplikasi Snack Video (TRIBUN/ISTIMEWA)

"Kami telah meminta Kementerian Kominfo untuk menghentikan aplikasi TikTok Cash yang berpotensi merugikan masyarakat," kata Tongam dalam siaran pers, Senin 1 Maret 2021.

Tongam menuturkan, pihaknya juga sudah meminta aplikasi Snack Video menghentikan kegiatannya lantaran tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Kemenkominfo.

Aplikasi tersebut bahkan tidak memiliki badan hukum dan izin di Indonesia.

“Kami sudah bahas dengan pengurus Snack Video dan terdapat kesepakatan untuk menghentikan kegiatannya sampai izin diperoleh," tutur Tongam.

Tongam mengingatkan, masyarakat harus waspada terhadap penawaran-penawaran dari berbagai pihak yang seakan-akan memberikan keuntungan mudah tetapi berpotensi merugikan penggunanya.

Halaman
1234
Penulis: Madrosid
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved