834 Tenaga Pendidik di Kubu Raya Jalani Vaksinasi COVID 19
Pada hari pertama ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Marijan menyebut bahwa, setidaknya terdapat 834 tenaga pendidik yang masuk dalam pr
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal, di Kantor Bupati Kubu Raya, pada Selasa 2 Maret 2021.
Dan direncanakan penyelenggaraan penyuntikan vaksin secara masal inipun akan digelar hingga Kamis 4 Maret 2021 mendatang, dengan menyasar 3.451 orang.
Pada hari pertama ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Marijan menyebut bahwa, setidaknya terdapat 834 tenaga pendidik yang masuk dalam prioritas penyuntikan program vaksinasi tahap kedua.
Dengan diantaranya mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menerima suntikan vaksinasi.
Baca juga: Polres Kubu Raya Siapkan 5 Unit Alat Pemadam untuk Penanggulangan Karhutla
Namun kata Marijan, penyuntikan vaksinasi ini tidak dilakukan kepada seluruh tenaga pendidik yang ada di Kubu Raya. Hanya difokuskan bagi tenaga pendidik yang berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sungai Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, dan Kecamatan Sungai Kakap.
“Untuk guru SD sebanyak 500 orang dilaksanakan di tiga tempat, yakni di Sungai Raya, Ambawang, dan daerah Sungai Kakap. Kemudian Guru SMP sebanyak 166 orang, dan 168 orang Guru SMA,” ungkap Marijan disela-sela penyelenggaraan vaksinasi massal.
Sebab ia menyebut, berdasarkan Permendagri nomor 3 tahun 2021, dari 118 desa yang ada di Kubu Raya, sebanyak 112 desa masuk dalam zona hijau. Dan enam desa lainnya masuk kedalam zona kuning.
"Enam desa yang masuk zona kuning inilah yang hari ini akan divaksin, diantaranya desa Nipah Panjang kecamatan Batu Ampar, dua desa di kecamatan Sungai Raya, satu desa di kecamatan Sungai Ambawang dan dua desa di kecamatan Sungai Kakap," katanya.
Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Muhammad Ayub menilai bahwa, dengan diprioritaskannya tenaga pendidik dalam pemberian vaksinasi ini, maka akan membantu mengefektifkan pembelajaran tatap muka.
Sebab diketahuinya, apabila telah diberikan vaksinasi, maka kekebalan tubuh seseorang itu akan lebih mengenal virus Covid-19.
Sehingga itu akan mengurangi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan sekolah.
"Memunculkan kekebalan tubuh terhadap virus. Dan kalau yang sudah diberikan vaksinasi malah yang saya dengar akan lebih dari satu tingkat, untuk beraktifitas tidak perlu lagi melakukan PCR, Swab atau segala macamnya," ujar M Ayub.
Dan ia pun mengatakan bahwa, penyelenggaraan penyuntikan vaksinasi ini akan berlangsung hingga besok. Dengan jadwal yang telah ditentukan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/vaksinasi-sisis-sisisis.jpg)