Breaking News:

Hajar Selingkuhan Sang Istri Sampai Babak Belur, Pria di Pontianak Terpaksa Diamankan Polisi

Rully menjelaskan, penganiayaan ini bermula pada Kamis tanggal 25 Februari 2021 sekira pukul 23.50 wib, HF mendapat informasi dari temannya bahwa istr

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tersangka yang diamankan Polsek Pontianak Timur. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dapat Kabar sang istri berselingkuh, seorang pria berinisial HF (51) warga Pontianak Timur menghajar pria yang diduga selingkuhan sang istri hingga babak belur.

Tak terima dengan hal itu, korban yang dihajar HF pun melaporkan perbuatannya ke Polsek Pontianak Timur.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polii menyampaikan, saat ini HF sudah diamankan petugas kepolisian dari Polsek Pontianak Timur guna proses lebih lanjut.

Rully menjelaskan, penganiayaan ini bermula pada Kamis tanggal 25 Februari 2021 sekira pukul 23.50 wib, HF mendapat informasi dari temannya bahwa istrinya memiliki hubungan dengan pria lain.

Kemudian pelaku mencoba mencari no HP pria tersebut.

Setelah mendapatkan nomor handphon, hF menghubungi korban dan meminta korban untuk datang ke Gang Angket, kecamatan Pontianak Timur.

Baca juga: Akibat Tak Selesaikan Pembangunan Renovasi Rumah, Pria di Pontianak Ini Dipolisikan

Disana pelaku dan korban bertemu, saat itu pelaku menanyakan hubungan antara korban dengan istrinya, namun korban hanya diam dan kemudian korban mencoba untuk melarikan diri.

"Pelaku yang emosi mengejar korban dan setelah dapat, pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan kosong, atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar pada bagian Mata dan Kening sebelah kanan serta kaki sebelah kanan luka lecet,"ujar AKP Rully, Senin 1 Maret 2021.

Atas kejadian itu, korbanpun sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan laporan korban, Unit Reskrim Polsek Pontianak Timur langsung menuju ke rumah pelaku di Jalan Tritura Kecamatan Pontianak Timur dan berhasil mengamankannya.

"Pelaku tidak melakukan perlawanan saat diamankan, dari hasil diintrogasi pelaku mengakui perbuatannya yaitu memukul korban dengan tangan kosong,"kata AKP Rully.

Atas perbuatannya, HF dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara bila korban mengalami luka berat. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved