Breaking News:

Gubernur Sutarmidji Tutup Belajar Tatap Muka Seluruh SMA/SMK Se Kalbar

Sekolah harus tutup tidak usah ambil risiko kasian anak-anak. Jadi untuk SMA/SMK semuanya mau kami tutup,

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernu Kalbar Sutarmidji 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat akan tutup pembelajaran tatap muka semua SMA/SMK Se-Kalbar karena ditemukan kasus positif Covid-19 pada guru dan siswa di beberapa sekolah serta penularan kasus yang masih relatif tinggi.

Sebelumnya berdasarkan pernyataan Kadisdik Provinsi Kalbar menyatakan bahwa baru tiga kabupaten yang dihentikan pembelajaran tatap muka yakni di Kota Pontianak, Mempawah dan Kubu Raya.

Lalu berdasarkan data Diskes Provinsi Kalbar dari hasil swab Pcr yang telah dilakukan kepada guru dan rapid antigen siswa ditemukan total 17 Guru dan 7 Siswa di Lima SMA di Pontianak Positif COVID-19.

Sedangkan Mempawah dan Kubu Raya relatif ada penambahan kasus yang masih tinggi.

Baca juga: KISAH Siswi dari Ruang Isolasi Covid di Pontianak Ingin Lamar Polwan! 7 Murid dan 17 Guru Positif

“Sekolah harus tutup tidak usah ambil risiko kasian anak-anak. Jadi untuk SMA/SMK semuanya mau kami tutup, karena dari hasil Swab PCR yang kita ambil bahwa gurunya lebih banyak yang positif Covid-19 dari pada muridnya,” ujarnya di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin 1 Maret 2021.

Ia mempertanyakan bagaimana ketika hasil swab PCR yang sudah keluar ternyata ditemukan banyak guru yang positif dari pada anak murid.

“Kalau saya untuk SMA/SMK di kota sudah saya suruh tutup semua, terserah yang SD,SMP itu urusan Pak Edi. Lalu di Kubu Raya juga sudah saya suruh tutup untuk SMA SMK nya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved