Breaking News:

Akibat Tak Selesaikan Pembangunan Renovasi Rumah, Pria di Pontianak Ini Dipolisikan

Setelah pelapor menyetor kepada korban yang senilai Rp. 302.000.000,- (Tiga Ratus Dua Juta Rupiah), rumah tersebut belum selesai terbangun hingga seka

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tersangka yang diamankan Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tak tuntaskan pembangunan renovasi rumah kliennya, SG (46) warga kota Pontianak ini harus berurusan dengan Polisi lantaran dilaporkan sang pemilik rumah.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson menyampaikan, SG di laporkan dengan atas dasar Penipuan.

Dijelaskan Rully, beberapa waktu lalu SG menerima proyek renovasi rumah milik pelapor dengan nilai pembangunan sebesar Rp. 315.000.000,- (tiga ratus lima belas juta rupiah), dan selama 5 bulan waktu pengerjaan renovasi rumah selesai dan pelapor terima kunci.

Setelah pelapor menyetor kepada korban yang senilai Rp. 302.000.000,- (Tiga Ratus Dua Juta Rupiah), rumah tersebut belum selesai terbangun hingga sekarang.

"Namun sampai saat ini pengerjaan renovasi rumah tersebut hanya dinding dan atap rumah, kemudian, dan terlapor ini tidak bisa di hubungi oleh pelapor,"ujar AKP Rully, Senin 1 Maret 2021.

Baca juga: Cegah Paham Intoleran dan Radikal, Yayasan Kejayaan Islam Asyariat Al Asy Arriyah Gelar Doa Bersama

Atas hal tersebut, pemilik rumah pun langsung melapor ke Polresta Pontianak.

Menerima laporan tersebut, petugas melakukan serangkaian penyelidikan, lalu pada 27 Februari 2021 petugas Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak berhasil mengamankan SG di jalan Sultan Syarif Abdurrahman.

Dari hasil pemeriksaan, SG mengakui perbuatannya yang tak menyelesaikan pengerjaan renovasi rumah pelapor.

Atas perbuatannya, SG dijerat dengan pasal 372 KUHP dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved