Ketum Badko Kalbar Harap Regenerasi HMI Terus Berjalan

Adapun Tema pada kegiatan tersebut yakni 'Reposisi Gerakan HMI Mengawal Problematika Keumatan dan Kebangsaan.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Ketua Umum Badan Kordinasi (Badko) HMI Kalimantan Barat, Fikri Haqil Nur, saat menghadiri acara pelantikan pengurus HMI Cabang Mempawah, Minggu 28 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Cabang Mempawah, laksanakan Pelantikan dan Raker pengurus Cabang Periode 2021-2022.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Galaherang Resto, Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Minggu 28 Februari 2021.

Adapun Tema pada kegiatan tersebut yakni 'Reposisi Gerakan HMI Mengawal Problematika Keumatan dan Kebangsaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, semua peserta dan tamu undangan wajib menggunakan masker.

Baca juga: Kabid PAO PB HMI Harap HMI Cabang Mempawah Bisa Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

Ketua Umum Badan Kordinasi (Badko) HMI Kalimantan Barat, Fikri Haqil Nur, yang ikut hadir mendampingi Kabid PAO PB HMI, mengucapkan selamat atas dilantiknya Saifudin sebagi ketua umum HMI Cabang Mempawah, periode 2021-2022.

Dirinya berharap, regenerasi HMI terus berjalan, dan tidak boleh mati, bahkan hanya sebatas seremonial pelantikan.

"Tetap tumbuh subur untuk HMI, sehingga HMI akan terus eksis, mengisi ruang kosong kritik-kritik sosial dari pemuda, sehingga Kabupaten Mempawah tidak miskin akan SDM," jelasnya.

Dia juga berharap HMI Cabang Mempawah bisa memberikan sumbangsih untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah.

"Semoga HMI Cabang Mempawah bisa berkontribusi untuk kemajuan Daerah," katanya.

Mengingat sebentar lagi pelabuhan internasional kijing akan segera beroperasi, jadi peran pemuda khususnya HMI harus berperan aktif mengawal pembangunan yang ada di Kabupaten Mempawah.

"Mempawah ini akan menjadi perhatian dunia internasional, dengan adanya pelabuhan internasional kijing ini, jadi HMI harus bisa berkontribusi terhadap pembangunan yang ada saat ini, harus tetap menjadi agen off change," tukasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved