Breaking News:

Wagub Kalbar Hadiri Rakortekrenbang Secara Virtual

Rapat ini dibuka langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa.

TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Ria Norsan didampingi Kepala Bappeda Kalbar, Yuslinda menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) secara virtual, di Ruang Data Analisis Kantor Gubernur Kalbar, Kamis 25 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Ria Norsan menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) secara virtual, di Ruang Data Analisis Kantor Gubernur Kalbar, Kamis 25 Februari 2021.

Rapat ini dibuka langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa.

Diketahui bahwa setiap tahun menerbitkan rencana kerja pemerintah tahun 2022 karena didasarkan pada RPJM 2020-2024.

Baca juga: Ikuti Rakornas Pengendalian Karhutla 2021, Wagub Ria Norsan Sebut Kalbar Raih Predikat Terbaik

Pada kesempatan itu, Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa mengungkapkan, untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi covid-19 ini harus mempunyai strategi baru.

“Kita lihat sendiri bahwa dengan adanya pandemi, tingkat pertumbuhan ekonomi kita turun dan mencapai kontraksi 2%. Kita berharap ditahun 2021 ini ada tanjakan dan kemudian pada tahun 2022 dengan pertumbuhan positif diatas 5%,” ucap Kepala Bappenas.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalbar, H. Ria Norsan yang didampingi Kepala Bappeda Kalbar, Yuslinda menyampaikan arahan Kepala Bappenas tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah untuk tahun 2022.

“Kepala Bappenas memaparkan target-target pertumbuhan ekonomi, untuk rencana kerja pemerintah daerah tahun 2022. Peningkatan yang akan tercapai terutama dibidang Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dibidang pertumbuhan ekonomi serta penurunan angka kemiskinan,” ujar Wagub Kalbar

Norsan juga mengatakan, peningkatan yang akan dicapai harus dikondisikan pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Dalam meningkatkan capaian, kita harus sesuaikan dengan situasi dan kondisi sekarang yang sedang menghadapi masalah pandemi covid-19,” pungkas Norsan. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved