Breaking News:

Terima 3 Tusukan, Nenek 60 Tahun Meregang Nyawa Ditangan Cucu Sendiri

Nenek tersebut meninggal dunia setelah mendapatkan tiga tusukan di bagian punggung menggunakan pahat kayu yang berada di dalam rumah tersebut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pihak kepolisian saat mengevakuasi korban JM (60) yang meregang nyawa di tangan cucunya sendiri. Foto istimewa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Seorang wanita paruh baya berinisial JM (60) warga Dusun Kali Baru, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang meregang nyawa di tangan cucunya sendiri A (22), Kamis 25 Februari 2021.

Nenek tersebut meninggal dunia setelah mendapatkan tiga tusukan di bagian punggung menggunakan pahat kayu yang berada di dalam rumah tersebut.

Kapolres Ketapang AKBP Wuryantono melalui Kasat Reskrim AKP Primastya membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengungkapkan pembunuhan diduga dilakukan seorang cucu terhadap neneknya sendiri.

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Perempuan Penjual Sayur di Kubu Raya, Pelaku Kerabat Korban Sendiri

"Terlapor dari kasus pembunuhan ini adalah seorang wanita berinisial A yang masih berstatus sebagai cucu dari korban. Yang bersangkutan memang tinggal serumah dengan korban," kata Primas, Jumat 26 Februari 2021.

Primas menjelaskan, dari hasil visum di ketahui ada tiga bekas luka di bagian punggung, yang dari keterangan saksi saat ditemukan terlapor sedang berada di dekat korban sambil memegang sebilah pahat.

"Dari hasil visum tadi, kita ketahui ada tiga bekas luka di bagian punggung korban, yang dari keterangan saksi saat ditemukan terlapor masih memegang sebilah pahat, dan duduk tak jauh dari korban di bagian dapur rumahnya," ungkapnya.

Lebih lanjut Primas menambahkan, terlapor saat ini sudah berada di Mapolres Ketapang untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan akan dikenakan pasal 338 KUHP.

"Terlapor saat ini sudah kita amankan di Mapolres Ketapang, untuk kita lakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara pasal yang akan kita kenakan adalah pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," tandasnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved