Breaking News:

Tindaklanjuti Arahan Presiden RI, Polda Kalbar Gelar Rakor Pencegahan Karhutla

Dikatakakannya, pada arahan kemarin ada empat daerah yang ikut di istana dan Kalbar salah satunya yang dianggap wilayah berpotensi untuk kebakaran hut

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Konferensi pers di Ballroom hotel Mercure usai Rapat Koordinasi dalam rangka Pencegahan Karhuta, Kamis 25 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar), Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto mengatakan bahwa pihaknya pada 25 Februari 2021 melaksanakan rapat koordinasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama jajaran Pemerintah daerah, baik ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat dan termasuk beberapa perusahaan.

Rakor ini berlangsung secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 secara di hotel Mercure Pontianak, 25 Februari 2021.

"Rapat koordinasi ini adalah untuk menindaklanjuti arahan Presiden. Jadi kemarin (senin 22 Februari 2021) kita mendapatkan arahan dari Presiden, baik secara langsung hadir di istana maupun virtual," ujarnya, usai Rakor tentang Pencegahan Karhutla, di Ballroom hotel Mercure Pontianak, Kamis 25 Februari 2021.

Dikatakakannya, pada arahan kemarin ada empat daerah yang ikut di istana dan Kalbar salah satunya yang dianggap wilayah berpotensi untuk kebakaran hutan sangat besar.

Baca juga: Polda Kalbar Gelar Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla

"Presiden sudah menyampaikan arahan kepada kita semua dan kita sudah sampaikan kepada semua Bupati, lebih baik mencegah sebelum terjadinya karhutla artinya bersifat preventif," jelas Kapolda Kalbar.

"Jangan dibiarkan api besar, kalau api sudah mulai muncul harus segera dipadamkan. Gubernur juga sudah menetapkan status siaga darurat asap, sehingga kita bisa lebih terkoordinir dalam melaksanakan upaya-upaya untuk penanggulangan Karhutla ini," tambah Kapolda Kalbar.

Tidak hanya itu, kepada awak media, Kapolda Kalbar juga menyampaikan, bahwa Kalimantan Barat mendapatkan apresiasi perolehan terbaik dari Pemerintah Pusat dalam rangka menanggulangi Karhutla.

"Gubernur dinilai baik mengkoordinasikan, dan mengkonsolidasikan masalah Karhutla. Ini tentunya upaya kita semua, bekerja keras kita semua dan yang harus kita tingkatkan. jadi apresiasi itu menjadikan kebanggaan bagi kita semuanya, tapi sekaligus menjadi tantangan bagi kita sekalian agar tahun 2021 ini dan selanjutnya kita bisa antisipasi menemukan solusi permanen untuk menanggulangi karhutla," ungkapnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved