Breaking News:

Solmadapar Gelar Aksi Demo ke Kantor Gubernur, Berikut Tuntutan Yang Disampaikan

Pada aksi ini pihaknya pun menuntut agar Pemprov Kalbar dapat memastikan bahwa titik itu tidak akan bertambah dalam beberapa hari ke depan.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Sejumlah aktivis dari Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Pengemban Amanat Rakyat (SOLMADAPAR) Kalimantan Barat menggelar aksi demonstrasi di kantor Gubernur Kalbar menuntut Pemprov serius tangani Karhutla di Kalbar, Rabu 24 Februari 2021. 

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio menemukan sebanyak 16 titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat pada Rabu 24 Februari 2021.

Rinciannya 11 titik berada di Kabupaten Sambas, tiga di Kabupaten Landak, satu di Kabupaten Bengkayang, dan satu berada di Kabupaten Sanggu.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Sutikno menjelaskan bahwa, titik panas tersebut pun diperoleh berdasarkan data penginderaan satelit.

Sutikno menyebut, diprakirakan bahwa hingga tanggal 28 Februari 2021 mendatang, cuaca masih dominan panas, dan tidak turun hujan.

Untuk itu, potensi kemudahan akan terjadinya kebakaran lahan dan hutan juga sangat perlu diwaspadai.

"Mulai tanggal 1 maret 2021 mendatang diprakirakan sudah mulai terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Kalbar," katanya.

Namun ia memberikan pengecualian untuk wilayah Kota Singkawang, sebagian Kabupaten Sambas, sebagian Kabupaten Bengkayang, Kabupaten mempawah, Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved