Breaking News:

Didemo Mahasiswa, Gubernur Sutarmidji: Mahasiswa Harus Banyak Baca

H. Sutarmidji menyampaikan kepada mahasiswa harus bisa lebih banyak membaca informasi dan mendengar apa yang disampaikan kepada publik.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji saat memberi sambutan pada acara Kongres IKA PTK Tahun 2021 di Hotel IBIS Pontianak, Sabtu 6 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait adanya aksi mahasiswa demonstrasi di depan kantor Gubernur Kalimantan Barat, pada Rabu 24 Februari 2021 kemarin.

Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji menyampaikan kepada mahasiswa harus bisa lebih banyak membaca informasi dan mendengar apa yang disampaikan kepada publik.

Sutarmidji menyebutkan selama ini Pemerintah Provinsi selalu tegas dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.

Bahkan tak segan-segan, Ia mengatakan ratusan perusahaan yang ditindak secara tegas.

Baca juga: Solmadapar Gelar Aksi Demo ke Kantor Gubernur, Berikut Tuntutan Yang Disampaikan

"Mereka itu mahasiswa harusnya banyak baca dan dengar. 2019 kita menindak 157 perusahaan, 48 disegel, kemudian yang sampai putusan pengadilan masing-masing didenda 1 miliar itu juga ada. Kurang tegas apa. Apa yang kurang," kata Gubernur Sutarmidji.

Hal tersebut dikatakannya, sebagai bentuk keseriusan dan ketegasan pemerintah provinsi dalam menangani Karhutla.

Untuk itu, Sutarmidji meminta agar tidak mudah melakukan demonstrasi kepada Pemerintah provinsi, karena yang menangani di lapangan juga ada Pemerintah Kabupaten/Kota.

"Jangan sikit-sikit Gubernur, itu Kabupaten/kota yang punya wilayah, datangi. Kasih tahu, kenapa banyak titik api. Apa kerjanya. Kan harusnya begitu, yang beri izin Pemda tingkat II, yang sibuk kita," ujarnya.

"Itu sebenarnya bukan tugas pokok dan fungsi Gubernur. Kita hanya mengendalikan, Alhamdulillah Kalbar dianggap berhasil mengendalikan kebakaran. Di gambut itu sangat rentan kebakaran, tapi kalau bisa segera dipadamkan, kita bisa kendalikan dampaknya, sehingga bisa ditekan seminim mungkin," tambah Sutarmidji.

Dari yang disampaikan itu, Sutarmidji menerangkan, bahwa aturan yang ada sudah dijalankan dengan baik dan secara tegas.

"Harusnya datang ke sini solusinya apa, kalau ada pemikiran baru saya ikuti dan terapkan, ini kalau cuma pandai terapkan aturan, giliran masyarakat yang buka lahan bakar diproses, demo besar-besaran mana ada suara, diam jak," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved