Breaking News:

DAD Sekadau Dukung Pemkab Atasi Permasalahan Pencemaran Lingkungan Akibat Aktivitas Peti

"Kami selaku DAD Kabupaten Sekadau mendukung pemerintah daerah untuk pemberantasan pertambangan yang banyak mencemari sungai-sungai di Sekadau," ujarn

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Polsek Nanga Mahap mengamankan 5 orang yang sedang melakukan aktivitas PETI, tepatnya di sungai Dondang Dusun Nyonak Desa Teluk Kebau Kecamatan Nanga Mahap. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sekadau, Wellbertus Willy nyatakan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau dan pihak Kepolisian dalam memberantas pertambangan yang mencemari lingkungan di Kabupaten Sekadau, Kamis 25 Februari 2021.

"Kami selaku DAD Kabupaten Sekadau mendukung pemerintah daerah untuk pemberantasan pertambangan yang banyak mencemari sungai-sungai di Sekadau," ujarnya.

Satu diantara pertambangan itu adalah Peti yang saat ini tengah menjadi persoalan di masyarakat. Dimana sejumlah masyarakat dari kecamatan dan desa telah mulai melakukan sosialisasi agar aktivitas Peti tidak berlangsung di wilayahnya.

Baca juga: PETI di Sekadau, Kapolres Akui Tak Bisa Larang Tanpa Berikan Solusi

Menurut Willy, dari awal mestinya harus ada tindakan terhadap aktivitas Peti tersebut. " karena kalau sudah lama mereka tidak ditegur, maka akan bertambah banyak dan akhirnya menimbulkan limbah yang banyak," ujarnya.

"Saya rasa kita tidak perlu ragu kalau persoalan peti, karena itu hal-hal yang melanggar peraturan pemerintah," tutup Willy. (*)

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved