Breaking News:

Perhatikan Aspek Psikologis, Gubernur Kalbar Ingin Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Secara Vaktual

"Kalau dilantik langsung kan ada yang masangkan tanda jabatan dia. Daripada masang sendiri mana bisa sendiri," katanya.

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H. Sutarmidji memberikan sambutan pada pelantikan dan Rakerwil PW-PC SNNU Se-Kalbar, di Hotel Mahkota, Sabtu 13 Februari 2021 malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait pelantikan Bupati dan wakil Bupati terpilih hasil pemilihan tahun 2020.

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengatur beberapa skenario.

Sutarmidji menginginkan, bahwa pelantikan Bupati dan wakil Bupati nantinya bisa dilaksanakan secara langsung dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 secara ketat.

"Sudah menyiapkan beberapa skenario. Kalau anjuran Mendagri virtual. Kalau saya inginnya vaktual, cuman dibatasi, yang hadir itu cuma Bupati dengan istri, wakil dengan istri, dan anaknya misalnya yang dewasa saja, yang anak-anak jangan. Ini sekitar 25sampai 50 orang," kata Sutarmidji.

Baca juga: Kebakaran Lahan, Gubernur Sutarmidji Minta BPN Jangan Kerja Lama

Menurutnya jika pelantikan itu dilakukan secara virtual, nilai psikologis terhadap para pemenang kurang maksimal.

"Kalau dilantik langsung kan ada yang masangkan tanda jabatan dia. Daripada masang sendiri mana bisa sendiri," katanya.

Sebagaimana diketahui, bahwa pelantikan Bupati dan wakil Bupati ini direncanakan akan dilaksanakan pada 26 Februari 2021.

Namun karena belum ada SK dari Mendagri, sehingga pelantikan tersebut belum bisa ditentukan.

Mengingat ada beberapa persoalan yang harus di selesaikan oleh Bupati dan wakil Bupati terpilih, Sutarmidji juga menginginkan agar pelantikan itu segera dilaksanakan,

"Memang kita harap 26 Februari 2021. Namun SK dari Mendagri masih belum ada. Saya sih kapan saja, besok dilantik, ya besok. Tapi perkiraan saya bulan ini dan seharusnya pelantikan ini cepat dilaksanakan, karena kita berhadapan dengan covid-19 dan karhutla," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved