Breaking News:

Kubu Raya Gunakan Alat Deteksi GeNose C19 untuk Cegah Penularan Corona di Sekolah

Tak hanya itu, untuk menghindari terjadinya penularan di Sekolah. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menggunakan alat pendeteksi GeNose C19, guna mem

TRIBUNPONTIANAK/MUZAMMILUL ABRORI
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan bersama siswa-siswi serta tenaga pendidik SD Negeri 14 Sungai Raya saat pengecekan Covid-19 dengan alat GeNose C19, pada Selasa 23 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kubu Raya saat ini telah memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pada Selasa 23 Februari 2021.

Namun, mengingat situasi Pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya usai. Dalam pelaksanaannya pun Sekolah diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan, serta mengikuti dan memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan pemerintah daerah.

Tak hanya itu, untuk menghindari terjadinya penularan di Sekolah. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menggunakan alat pendeteksi GeNose C19, guna membantu mengefektifkan pembelajaran tatap muka ini.

Dan perdananya, skrinning pun mulai dilakukan kepada siswa-siswi serta tenaga pendidik, di Sekolah Dasar (SD) Negeri 14 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa 23 Februari 2021 pagi.

Baca juga: Bupati Muda Tinjau Pembelajaran Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Muhammad Ayub menyebutkan bahwa, skrinning inipun akan dilakukan secara rutin dari sekolah ke sekolah.

Sebab diketahui pula, GeNose C19 dapat mendeteksi Covid-19 dengan cepat, yakni hanya melalui hembusan nafas dalam waktu sekira 80 detik.

"Ini diawal-awal pembukaan pembelajaran tatap muka kita melakukan skrinning dengan menggunakan alat GeNose C19 yang sudah dibeli pak Bupati pada beberapa waktu lalu, guna menghindari penyebaran Covid-19 di sekolah," kata Ayub.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan bersama siswa-siswi serta tenaga pendidik SD Negeri 14 Sungai Raya saat pengecekan Covid-19 dengan alat GeNose C19, pada Selasa 23 Februari 2021.
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan bersama siswa-siswi serta tenaga pendidik SD Negeri 14 Sungai Raya saat pengecekan Covid-19 dengan alat GeNose C19, pada Selasa 23 Februari 2021. (TRIBUNPONTIANAK/MUZAMMILUL ABRORI)

"Dan ini akan kita lakukan secara rutin dari sekolah ke sekolah. Serta bagi guru-guru khususnya yang berada di wilayah berbatasan dengan kota, secara rutin setiap dua pekan juga akan dilakukan skrinning di puskesmas-puskesmas yang ada diwilayah sekolahnya masing-masing," sambungnya.

Upaya inipun disebutkan Ayub, agar perkembangan penyebaran covid-19 di Kabupaten Kubu Raya dapat terus dipantau dan diikuti.

Oleh karenanya, ia mengatakan akan terus melakukan berbagai upaya. Sehingga pembelajaran tatap muka ini dapat terus berlangsung.

"Karena jika sekali saja muncul hal-hal yang tidak kita inginkan, maka akan kita tutup kembali pembelajaran tatap muka ini," tuturnya. (*)

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved