Breaking News:

KPU Siapkan Tiga Saksi untuk Sidang Lanjutan Perkara Sekadau di MK

Diterangkannya, pada satu harian penuh persidangan akan mendengarkan keterangan dari saksi, baik saksi pemohon, termohon, pihak terkait dan Bawaslu se

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Divisi Hukum KPU Kalbar, Mujiyo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Divisi Hukum KPU Kalbar, Mujiyo menerangkan pihaknya menyiapkan tiga orang saksi untuk sidang lanjutan dengan agenda pembuktian dan mendengarkan para saksi untuk sengketa Perselisihan Hasil Pilkada untuk Kabupaten Sekadau dengan registrasi perkara nomor 12/PHP.BUP-XIX/2021 yang akan digelar pada Rabu 24 Februari 2021 besok.

Mujiyo pun menjelaskan jika pihaknya terus melakukan finishing untuk sidang.

"Kita terus melakukan persiapan-persiapan akhir, memfinishkan, memantapkan dan menghaluskan semua jawaban kita," katanya, Selasa 23 Februari 2021.

"Kita sudah brefing secara berkala, kita juga sudah melakukan pencermatan-pencermatan kembali, melakukan upaya supaya kita bisa tampil maksimal di sidang besok. Karena sidang pemeriksaan sepertinya hanya satu kali," tambahnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Aron-Subandrio Sebut Tidak Ada Keberatan Rekap di TPS Oleh Semua Pihak

Diterangkannya, pada satu harian penuh persidangan akan mendengarkan keterangan dari saksi, baik saksi pemohon, termohon, pihak terkait dan Bawaslu sebagai pemberi keterangan.

"Dilanjutkannya sidang salah satunya memang dari unsur-unsur terpenuhi, maksudnya terpenuhi jumlah selisih suara antar paslon memang tidak sampai 2 persen, sehingga hakim memandang perlu ada pendalaman karenanya dilakukan pemeriksaan saksi. Untuk jawaban saya rasa tidak berubah jawaban dari KPU dengan kemarin, paling ini hanya penguatan dari saksi," jelasnya.

"Intinya kita akan menampilkan saksi sesuai ketentuan yakni tiga orang saksi, cuma sampai besok kita terus melakukan pencermatan-pencermatan, bisa saja ada hal-hal yang mungkin harus kita putuskan ditengah jalan," timpal dia.

Baca juga: Besok Sidang di MK, Sanen: Prinsipnya Kami Menyampaikan Permohonan Tidak Dengan Kertas Kosong

Mujiyo berharap, putusan MK nantinya dapat adil bagi semua pihak.

"Apapun nanti yang disampaikan oleh pemohon, termohon, pihak terkait dan Bawaslu saya harap bisa dijadikan tolak ukur bagi hakim untuk memutus secara adil penyelenggaran pilkada di Sekadau," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved