Breaking News:

Tenaga Pendidik Berada Wilayah Mobilitas Penduduk Tinggi Wajib Skrinning 2 Minggu Sekali

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan bahwa, penyelenggaraan pendidikan di era baru ini dapat dilakukan setelah melihat kondisi Kabupaten Kubu

TRIBUNPONTIANAK/MUZAMMILUL ABRORI
Murid SD Negeri 9 Sungai Raya, yang berada di Jl Adisucipto, Komplek Bandara Supadio, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat saat mulai memasuki sekolah, pada Senin 22 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi telah membuka kegiatan pembelajaran secara tatap muka di sekolah, pada Senin 22 Februari 2021 hari ini.

Sebanyak 364 Sekolah Dasar (SD), dan 119 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kubu Raya saat ini telah diijinkan untuk melakukan proses pembelajaran tatap muka di sekolah.

Hal itupun sesuai dengan Surat Edaran Bupati Kubu Raya Nomor 421/0359/DIKBUD, tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan bahwa, penyelenggaraan pendidikan di era baru ini dapat dilakukan setelah melihat kondisi Kabupaten Kubu Raya telah memenuhi kriteria Dan ketentuan yang berlaku, terkait penyelenggaraan pendidikan berdasarkan protokoler kesehatan.

Baca juga: Bupati Erlina Imbau Proses Pembelajaran Tatap Muka Tetap Terapkan Prokes

"Namun bagi tenaga pendidik dan kependidikan pada satuan pendidikan Yang berlokasi pada wilayah perbatasan dengan mobilitas penduduk tinggi, seperti Desa Pal Sembilan, Desa Kapur, Desa Sungai Raya, Desa Parit Baru Desa Teluk Kapuas, Desa Arang Limbung, Desa Limbung, Desa Kuala Dua dan desa lain yang memiliki tingkat keramaian yang tinggi, wajib melakukan scrining kesehatan sekurang kurangnya dua minggu sekali di Puskesmas terdekat dengan fasilitas skrining yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten," terang Muda Mahendrawan.

Ia juga meminta, dalam penyelenggaraan pembelajaran tatap muka sekolah wajib mengedepankan protokol kesehatan yang ketat, diantaranya seperti pengaturan tempat duduk siswa dengan jarak minimal 1,5 meter, menggunakan masker, sering mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. (*)

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved