Breaking News:

BPBD Kayong Utara Sebut Kecamatan Simpang Hilir Rawan Karhutla

Selain Simpang Hilir, Noorhabib mengatakan pihaknya juga menemukan adanya titik api di Desa Kemboja, Kecamatan Pulau Maya.

TRIBUNPONTIANAK/ADELBERTUS CAHYONO
Kepala BPBD Kayong Utara, Noorhabib. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA - Kepala BPBD Kayong Utara, Noorhabib menyebut Kecamatan Simpang Hilir menjadi wilayah rawan Karhutla saat ini, Senin 22 Februari 2021.

Dia mengatakan, setidaknya sudah ada beberapa titik api yang muncul di wilayah kecamatan ini.

Diantaranya di wilayah Desa Sei Mata-Mata, Padu Banjar, dan Pemangkat.

Selain Simpang Hilir, Noorhabib mengatakan pihaknya juga menemukan adanya titik api di Desa Kemboja, Kecamatan Pulau Maya.

Baca juga: Kapolres Cek Peralatan Karhutla Perusahaan untuk Mencegah Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan

"TNI, Polri, Manggala Agni, serta BPBD sudah terjun ke lapangan untuk pemadaman api," kata Noorhabib.

Noorhabib pun mengimbau warga segera melapor ke pihak berwenang bila terjadi Karhutla.

Dia pun mengimbau warga untuk tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan.

Bila terjadi kebakaran, kata Noorhabib, upaya pemadaman bisa dilakukan menggunakan peralatan yang dapat mematikan api secara cepat dan tepat. (*)

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved