Breaking News:

BMKG Lansir Informasi Jarak Pandang dan Prakiraan Potensi Karhutla Kalbar

Subkoordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Sutikno menyampaikan, bahwa jarak pandang di bawah 1000 meter akibat terjadi a

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Subkoordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Sutikno 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Perkembangan terkini terkait jarak pandang dan rentannya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat, Senin 22 Februari 2021.

Subkoordinator Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Sutikno menyampaikan, bahwa jarak pandang di bawah 1000 meter akibat terjadi asap.

"Jarak pandang mendatar di Bandara Supadio Pontianak secara umum lebih dari 1000 meter. Jarak pandang dibawah 1000 meter, diakibatkan terjadi asap," tutur Sutikno.

Baca juga: Ikuti Rakornas Pengendalian Karhutla 2021, Wagub Ria Norsan Sebut Kalbar Raih Predikat Terbaik

Selain itu, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dari analisa parameter cuaca secara umum di Wilayah Kalimantan Barat berkategori Mudah hingga Sangat mudah.

"Potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan ditinjau dari analisa parameter cuaca secara umum sebagian besar wilayah Kalbar termasuk dalam kategori Mudah hingga Sangat Mudah," ungkapnya.

Potensi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat bagian Barat berkategori sangat mudah dan diprakirakan masih bisa berlangsung hingga tanggal 5 Maret tahun 2021.

Kemudian, potensi Karhutla di Kalimantan Barat bagian timur di Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi dan Kabupaten kapuas hulu diprediksi lebih aman dibandingkan wilayah Kalimantan Barat bagian Barat. (*)

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved