Breaking News:

Atbah: Bangga dan Ikhlas Jadi Guru

Bahkan dalam Sabda Rasulullah disebutkan, Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat bershalawat dan berdoa untuk para guru dan kebaikannya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Wawan
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat Konferensi Kerja guru yang tergabung dalam PGRI yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (Man) Insan Cendekia (IC) Sambas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili menyemangati para guru Kabupaten Sambas pada Konferensi Kerja guru yang dilaksanakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri (Man) Insan Cendekia (IC) Sambas.

Pada kesempatan itu, Bupati mengatakan Profesi Guru merupakan amanah yang mulia dan membanggakan. Dan dalam ajaran agama, kata Bupati, profesi Guru juga dimuliakan.

Bahkan dalam Sabda Rasulullah disebutkan, Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat bershalawat dan berdoa untuk para guru dan kebaikannya.

"Selama hidup saya hingga saat ini, lebih kurang mencapai 150-an guru tempat saya menimba ilmu. Termasuk orang tua kita, mereka adalah guru pertama kita. Ini artinya, kehidupan kita benar-benar terbantu dan tertopang dengan hadirnya guru," ungkap Bupati, Senin 22 Februari 2021.

Baca juga: Atbah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Dalam Peristiwa KMP Bili Terbalik di Dermaga Kecamatan Tebas

Karenanya, Atbah mengajak semua insan memuliakan para guru, hal yang mudah kata Bupati mencontohkan adalah dengan selalu mendoakan kebaikan bagi orang tua dan para guru. Hanya saja, diingatkan Bupati, para guru juga harus punya niat yang mulia.

"Niat mengajarkannya harus karena Allah, agar ilmu yang diajarkan benar-benar jadi bermanfaat. Terpenting yakni menjadi amal jariyah para guru," ingat Bupati.

Dikesempatan itu, Atbah menegaskan, bahwa Allah mengangkat derajat para guru yang dianalogikannya, ketika sedang tidur saja, murid-murid mengamalkan yang diajarkan, guru mendapat pahala atas amalan ajaran itu.

Point pentingnya, jelas Bupati, harus ikhlas dalam bekerja, mengajarnya karena Allah.

"Harus jelas tujuan kita bekerja, tujuan kita mengajarkan, dengan keikhlasan, insyaAllah dapat berkahnya," terang Bupati.

Organisasi dan kelembagaan yang menaungi para guru pun kata dia, harus menjadi organisasi yang solid.

Karenanya, dia meminta agar organisasi guru, mampu menyesuaikan dengan domain atau ranah organisasi.

"Organisasi guru bisa dijadikan media atau wadah bertukar informasi, saling menguatkan dan memajukan profesi guru," jelas Bupati.

Hal lain yang juga ditegaskan Atbah adalah guru memberikan dan menjadi contoh atau teladan terbaik.

Karena menurut Bupati, para guru menjadi orang yang sering dilihat para murid.

"Jangan coreng kemulian profesi guru dengan kasus moralitas. Ini dapat kita jawab, kita mulai dari diri kita masing-masing. Jangan sampai hilang trust atau kepercayaan masyarakat, gara-gara kasus moralitas atau etika yang tidak baik," tutup Bupati. (*)

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved