Breaking News:

Mahasiswa dan Alumni Fakultas Kehutanan Untan Tolak Pengurangan Ruang Terbuka Hijau

Aksi ini bertujuan untuk melaksanakan penggalangam dukungan dan simpati masyarakat untuk menolak pengurangan luasan Ruang Terbuka Hijau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Jovi Lasta
Mahasiswa dan Alumni Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Gelar Aksi Damai Penandatanganan kain putih panjang oleh masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi terhadap kelangsungan serta keberadaan Ruang Terbuka Hijau, Hutan Kota Pontianak di Kawasan Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura, Minggu 21 Februari 2021. TRIBUN PONTIANAK/JOVI LASTA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mahasiswa berserta Alumni dari Fakultas Kehutanan Universitas Tanjung Pura Gelar Aksi Damai terkait Kepedulian Masyarakat terhadap kawasan ruang terbuka hijau di Arboretum Sylva Indonesia PC Universitas Tanjung Pura, Minggu 21 Februari.

Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 06:00 wib sampai pukul 09:00 Wib berlokasi di Taman Arboretum Sylva Univeristas Tanjungpura, pintu masuk Arboretum Sylva sampai batas antara Fakultas Pertanian, serta Pos Polisi sampai dengan tulisan Welcome To The Jungle Arboretum.

Aksi ini bertujuan untuk melaksanakan penggalangam dukungan dan simpati masyarakat untuk menolak pengurangan luasan Ruang Terbuka Hijau, Hutan Kota Pontianak di kawasan Arboretum Sylva Universitas Tanjung Pura.

Alumni Fakultas Kehutanan Bendril Sepito (27) menyampaikan, bahwa aksi damai yang dilakukan hari ini untuk menggagas kepedulian masyarakat terkait hutan kota.

Baca juga: Hendrikus Renonaldi Sampaikan Aksi Damai Kepedulian Masyarakat Terhadap Kawasan RTH Arboretum Sylva

"Berkaitan dengan peran penting Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kita melihat, bahwa hari ini kita coba mengumpulkan tanda tangan petisi seperti itu. Tanda tangan di kain putih. Seberapa persen, seberapa banyak masyatakat Kota Pontianak peduli terhadap Kawasan ini seperti itu," ujarnya.

Ia menyebut, ruang terbuka hijau itu sangat penting terutama untuk penghasil oksigen, penyerapan polutan, dan juga sebagai kawasan wisata.

Kemudian, Bendril menyayangkan terkait pengurangan kawasan dari ruang terbuka hijau (RTH).

Dari hal ini, terlaksana aksi yang dilakukan oleh kawan-kawan dari mahasiswa serta alumni Fakultas Kehutanan.

"Hari ini kita melibatkan masyarakat untuk peran penting dari ruang terbuka hijau itu," ungkapnya.

Kedepan, kegiatan ini terlaksana dengan rilis yang coba dilaksanakan dengan menggelar aksi ini sampai 1 minggu ke depan serta mengumpulkan tanda tangan.

"Kita harus genjar mempublikasian terkait ruang terbuka hijau seperti itu. Apa sih peran penting dari kawasan ini seperti itu. Mungkin dengan beberapa penelitian, jurnal, seperti publikasinya lah seperti itu. Harapannya, teman-teman lebih genjar tentang manfaat Arboretum untuk masyarakat kota (Pontianak)," tutupnya. (*)

Penulis: Jovi Lasta
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved