Masyarakat Keluhkan Serakan Sampah di Saluran Air Pasar Mempawah
Hadi mengeluhkan, dengan sampah yang berserakan tersebut, dan air yang bewarna hitam, sangat mengganggu penciuman, karena menurutnya dari genangan ter
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Masyarakat Kabupaten Mempawah Kesalkan banyaknya sampah yang berserakan di saluran air, di pasar Mempawah, Jalan Teratai, Kalimantan Barat.
Hal itu diutarakan satu diantara masyarakat Jalan Al Falah 2, Hadi kepada Tribun.
Menurutnya saluran air tersebut sudah tersumbat, dan banyak sampah, bahkan air yang tergenang sudah bewarna hitam pekat.
"Perlu perhatian Pemerintah, dan dinas terkait, serta kesadaran masyarakat mengenai sampah di saluran air, pasar Mempawah yang terletak di Jalan Teratai tersebut," ujarnya kepada Tribun, Sabtu 20 Februari 2021.
Hadi mengeluhkan, dengan sampah yang berserakan tersebut, dan air yang bewarna hitam, sangat mengganggu penciuman, karena menurutnya dari genangan tersebut mengakibatkan bau yang tidak sedap.
Baca juga: Bupati Erlina Harap FKUB Mempawah Mampu Tangkal Paham Radikal dan Anti Pancasila
"Sangat terganggu dengan bau tak sedap, dan sangat merusak pandangan di pasar, serta kita khawatirkan hal ini jadi sumber penyakit," kesalnya.
Dirinya juga berharap kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, dan meminta kepada Pemerintah daerah atau dinas terkait untuk sediakan tempat sampah yang sesuai titik, berdasarkan jumlah masyarakat domisi di jalan tersebut.
"Malu rasanya, Mempawah sudah berkali-kali pernah meraih penghargaan adipura, tapi hal seperti ini saja tidak bisa diurusi, mohon pro aktif dari Pemerintah," tutupnya dengan penuh harap. (*)