Breaking News:

Dandim 1203/KTP Apresiasi Kesigapan PRCPB Koramil Matan Hilir Utara Atasi Karhutla

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga meminta seluruh anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menangani Karhutla.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dandim 1203/KTP Letkol Kav. Suntara Wisnu Budi Hidayanta saat terjun langsung ke lokasi kebakaran dan ikut memadamkan api di lahan gambut tepatnya di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Dandim 1203/KTP Letkol Kav. Suntara Wisnu Budi Hidayanta mengapresiasi kesigapan dan gerak cepat Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Koramil Matan Hilir Utara dalam mengatasi Karhutla di wilayah binaannya.

Hal itu disampaikan Dandim saat terjun langsung meninjau lokasi dan ikut memadamkan api yang membakar lahan tepatnya di Dusun Karya Abadi, Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Jumat 19 Februari 2021.

"Saya ucapkan terimakasih kepada PRCPB Koramil Matan Hilir Utara serta instansi terkait dan warga dalam upaya membantu pemadaman api yang dilaksanakan dengan cepat," kata Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga meminta seluruh anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menangani Karhutla.

Baca juga: Kesigapan PRCPB Koramil Matan Hilir Utara Bersama Stakeholder Atasi Karhutla di Lahan Gambut

Apalagi ia menilai, dampak dari terjadinya Karhutla ini multi efek. Yakni berimbas pada kesehatan, sehingga merugikan banyak pihak.

Dandim 1203/KTP Letkol Kav. Suntara Wisnu Budi Hidayanta saat terjun langsung ke lokasi kebakaran dan ikut memadamkan api di lahan gambut tepatnya di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.
Dandim 1203/KTP Letkol Kav. Suntara Wisnu Budi Hidayanta saat terjun langsung ke lokasi kebakaran dan ikut memadamkan api di lahan gambut tepatnya di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)

Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh warga Ketapang agar lebih bijak dalam menyikapi musim kemarau saat ini. Seperti untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Mari kita sikapi kondisi musim kamarau ini lebih bijak, dengan tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan. Jangan membakar hutan untuk membuka lahan karena sanksi pidananya secara tegas diatur didalam Undang-Undang," pungkasnya. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved