Yosepha Sepina Biong Pimpin Sementara PKK Sintang, Ini Pesan Plh Bupati

Saat ini gerakan PKK telah mampu mewujudkan perannya sebagai motivator dan dinamisator dalam kehidupan masyarakat, meskipun sifatnya pengabdian.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Pelaksana Harian Bupati Sintang, Yosepha Hasnah menghadiri serah terima jabatan dan penyerahan memori dari Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang masa bhakti 2016-2021, Rosinta Askiman kepada Pelaksana Harian Ketua TP PKK Kabupaten Sintang, Yosepa Sepina Biong di Balai Ruai pada Jumat, 19 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Masa Kepimimpinan Rosinta Askiman sebagai Ketua Tim Penggerak PKK masa bhakti 2016-2021, berakhir.

Plh bupati sintang menunjuk Yosepa Sepina Biong Pimpin Sementara PKK Sintang, sampai dengan dilantiknya bupati dan wakil bupati terpilih pada akhir bulan Februari ini.

Pelaksana Harian Bupati Sintang, Yosepha Hasnah menyatakan semangat anggota PKK membantu pemerintah dalam mensukseskan program peningkatan kesejahteraan masyarakat patut untuk diapresiasi secara positif.

Saat ini gerakan PKK telah mampu mewujudkan perannya sebagai motivator dan dinamisator dalam kehidupan masyarakat, meskipun sifatnya pengabdian.

Baca juga: Masa Jabatan Jarot-Askiman Berakhir, Yosepha Sebut Sintang Berkembang Pesat

Namun diakuinya organisasi pkk tetap sungguh-sungguh dalam membina kader dan memberdayakan masyarakat.

"Kita ketahui bersama tahun 2020 yang lalu bukanlah tahun yang mudah bagi kita semua, termasuk seluruh keluarga besar tim penggerak pkk kabupaten sintang. Saat ini tantangan kita semua semakin berat. pandemi covid-19 yang masih melanda bangsa-bangsa di dunia termasuk kita di indonesia telah membawa dampak yang luas terhadap seluruh sektor kehidupan, tidak hanya di bidang kesehatan saja namun juga dibidang ekonomi, sosial budaya dan pendidikan," beber Yosepha.

Dibidang ekonomi, sangat banyak yang harus kehilangan mata pencahariannya. Begitupula dengan bidang pendidikan, sudah hampir satu tahun anak-anak tidak dapat belajar bertatap muka di sekolah seperti biasanya.

"Kenyataan pahit ini, harus kita hadapi dan menjadi cambuk untuk menghadapi pandemi covid 19. dimana upaya preventif (pencegahan) akan lebih didahulukan dari pada kuratif (pengobatan)," jelasnya.

Plh bupati berharap seluruh keluarga besar PKK Kabupaten Sintang menjadi garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran dan penularan covid-19.

"Mari kita bersama-sama menjadi pelopor dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah," harapnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved