Breaking News:

Wabup Effendi Dorong Pemuda Jadi Pelaku Perubahan Daerah

Wakil Bupati Kayong Utara H. Effendi Ahmad mendorong, para pemuda khususnya Kayong Utara agar dapat lebih menjadi pribadi yang lebih baik, guna menjad

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Bupati Kayong Utara H. Effendi Ahmad saat menghadiri Dialog Strategis Pemuda dan Pembangunan, di Cafe Upgrade kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat 19 Februari 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Bupati Kayong Utara H. Effendi Ahmad mendorong, para pemuda khususnya Kayong Utara agar dapat lebih menjadi pribadi yang lebih baik, guna menjadikan para pemuda-pemuda daerah lainnya bisa menjadi pelaku perubahan bagi masa depan daerah.

Ungkapan itupun disampaikan Effendi saat membuka Dialog Strategis Pemuda dan Pembangunan, di Cafe Upgrade kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat 19 Februari 2021.

"Pemuda adalah aset, karena manusia itu berawal dari muda dan daerah itu butuh pemuda. Karena pemuda adalah pelaku perubahan. Pemuda harus sedini mungkin kita didik dan ajari bagaimana kedepannya bisa menjadi pelaku pembangunan yang baik," kata Effendi Ahmad.

"Apalagi mereka saat ini sedang masa pendidikan, karena itu mereka harus menuntut ilmu sebanyak-banyaknya, sehingga setelah selesai dunia pendidikan mereka bisa praktek di lapangan. Dan daerah pasti membutuhkan pemuda," sambungnya.

Baca juga: Tasfirani Dorong Destinasi Wisata Unggulan di Kayong Utara Punya Kuliner Khas

Kepada Himpunan Mahasiswa Kayong Utara (Himakatra) juga, dikatakan Wakil Bupati itu bahwa daerah siap memberikan peluang bagi para pemuda untuk berkreasi membangun Kayong Utara.

"Terlebih saat ini kabupaten Kayong Utara dalam proses membangun. Alhamdulillah contohnya, anggota DPRD (Ketua DPD KNPI KKU) adalah alumni himakatra, belum lama selesai, tapi punya keberanian untuk membangun Kayong Utara," sampainya.

Ia menyampaikan, banyak sektor-sektor di Kayong Utara yang bisa digeluti para pemuda, misalnya sektor pertanian, perkebunan dan sebagainya. 

Karena itu, ia meminta agar para pemuda yang tengah menempuh masa pendidikan ini untuk betul-betul mengasah bakat yang dimiliki.

"Kalau bakatnya dipertanian jangan memaksakan diri peternakan. Jadi gali potensi diri, sehingga mereka nanti sudah sampai kemasyarakatan, sudah menjadi warga masyarakat Kayong Utara, mereka dapat mempraktekkan ilmu yang didapat di kampus," tuturnya.

Apalagi ia menambahkan, dengan era 4.0 banyak tantangan-tantangan baru yang harus dihadapi. Karena itulah, peran pemuda diharapkan dapat menjawabnya.

"Peran-peran ini menjawab tantangan tersebut, karena pemuda ini adalah kekuatan, agen of change untuk menjawab perkembangan era industri," tutupnya. (*)

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved