Breaking News:

Suharyanto Nilai Saat ini Perlu Sarana Komunikasi yang Dipahami Semua Orang

Suharyanto mengatakan, diperlukan sarana komunikasi yang dapat dipahami oleh semua orang yang terlibat di dalam proses interaksi tersebut.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Gubernur Kalbar, Sutarmidji Saat Mengikuti Forum perlindungan Ibu di Kalimantan Barat yang digelar secara daring, Jumat 19 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat, Suharyanto menyampaikan, pada perkembangan yang terjadi saat ini tranformasi komunikasi dan informasi telah membuat kehidupan banyak perubahan.

Perubahan itu, bahkan menurutnya mampu menghilangkan sikap antar daerah maupun antar wilayah.

Terkhusus pada kondisi ini, tentu saja pergerakan manusia melakukan interaksi melalui transaksi barang maupun jasa dari tempat yang satu ke tempat yang lain tidak bisa terelakkan lagi.

Untuk mendukung kelancaran tersebut, Suharyanto mengatakan, diperlukan sarana komunikasi yang dapat dipahami oleh semua orang yang terlibat di dalam proses interaksi tersebut.

Baca juga: Tak Sampai 24 Jam, 2 Tahanan Kabur dari Polsek Pontianak Utara Berhasil Diamankan

"Masalah Komunikasi tidak lain adalah bahasa yang dapat dipahami bersama, yakni bahasa yang memiliki kriteria tertentu dan memiliki gaya ungkap yang tinggi," ujarnya saat acara Forum perlindungan Ibu di Kalimantan Barat yang digelar secara daring, Jumat 19 Februari 2021.

Ia menilai, banyak bahasa daerah yang hilang di era saat ini.

Dengan menyadari kondisi itu, pada forum perlindungan Ibu di Kalimantan Barat dilakukan untuk mencari langkah-langkah kongkrit dalam upaya penanganan bahasa daerah di Kalbar.

"Sehingga bahasa daerah tersebut tidak mengalami nasib yang tidak kita inginkan," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved