Pesantren Al-Mukhlisin Antibar Jadi Pondok Pesantren Percontohan Kesehatan di Kalbar
Pondok Pesantren Al-Mukhlisin terpilih sebagai salah satu Pontren percontohan kesehatan di Provinsi Kalimantan Barat.
Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dinas Kesehatan Lakukan Sinergi Sosialisasi Tentang Kesehatan Lingkungan di Pondok Pesantren Al-Mukhlisin, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis 18 Februari 2021.
Kegiatan itu digelar dalam rangka menjadikan pondok pesantren Al-Mukhlisin sebagai percontohan Pesantren yang sehat.
Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Diskes Mempawah, Eka Rusmita (Seksi Kesehatan Lingkungan), Kemenag Mempawah, Kepala Puskesmas Mempawah Timur, Kepala Camat, Ketua Yayasan, Dewan Asatid dan guru dilingkungan Pondok Pesantren Al-Mukhlisin.
Baca juga: Pemkab Harap Dekranasda Mempawah Dorong Pelaku Kerajinan Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk
Kedatangan Dinas Kesehatan Eka Rusmita dan rekannya disambut baik oleh pihak Pondok Pesantren.
Kedatangannya di Pondok Pesantren Al-Mukhlisin dalam rangka Sosialisasi tentang pemanfaatan dan pentingnya kesehatan lingkungan sekitar.
Mengingat Pondok Pesantren Al-Mukhlisin terpilih sebagai salah satu Pontren percontohan kesehatan di Provinsi Kalimantan Barat.
Dikabarkan bahwa program ini merupakan program yang di andili oleh Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, dikarenakan menyangkut dengan Penyelenggaraan Pendidikan Agama Islam.
Pondok Pesantren Al-Mukhlisin merupakan salah satu Pontren yang terpilih setelah Al-Qomar kuala secapah. Dengan kategori termasuk santri yang jumlahnya lebih dari seratus santri dan memiliki banyak prestasi.
Program kegiatan ini berasal dari Kementerian Kesehatan RI bertujuan untuk Pondok Pesantren dengan upaya pemutusan rantai penularan Covid-19 dan upaya perbaikan lingkungan di seluruh pesantren yang ada di Indonesia.
Pesantren yang ikut serta dalam program ini akan di berikan bantuan untuk membangun sarana cuci tangan, pembuangan sampah, perbaikan dapur masak santri, serta pembelian alat-alat untuk penyemprotan desinfektan.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pasentren Kemenag Mempawah, Mulyadi mengatakan bahwa, kegiatan itu sudah ada sejak tahun 2019.
Serta pada tahun 2020 Pondok Pesantren Al-Qomar telah lebih dulu mendapatkan penghargaan sebagai pesantren percontohan kesehatan lingkungan dan yang kedua adalah pesantren Al-Mukhlisin untuk wilayah Kabupaten Mempawah.
"Pada tahun 2019 lalu pesantren Al-Qomar, nah untuk yang sekarang pesantren Al-Mukhlisin yang mendapatkannya. Kita harus bersama-sama bersyukur setiap tahunnya ada yang mewakili, dan semoga bisa menjadi inspirasi bagi pesantren lainnya," tutur Mulyadi.
Dirinya juga berharap agar pihak Pesantren dapat memanfaatkan secara maksimal dan terus menerus istiqomah sesuai dengan harapan bersama.
"Kami berharap pihak Pesantren dapat memanfaatkan dengan sebaik mungkin, dan juga dapat menjadi percontohan pesantren yang patuh protokol kesehatan dimasa pandemi saat sekarang ini," tambahnya.
Dia juga menekankan dengan adanya program pesantren percontohan kesehatan lingkungan ini, sehingga membuat dampak yang sangat positif dibidang kesehatan.
"Dengan adanya program ini para santri dan dewan asatidz agar semakin tinggi kesadaran dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, tentunya terhindar dari penyakit seperti demam berdarah dan lain sebagainya," tutup Mulyadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/prokes-sosilaiasi-di-pesntreesa.jpg)