Breaking News:

Niat Puasa Bayar Utang Qadha Ramadhan dan Niat Puasa Rajab - Boleh Tidak Digabung? Ini Penjelasannya

Ulama Buya Yahya pernah memberikan penjelasan perihal penggabungan puasa qadha atau bayar utang Ramadhan sekaligus puasa sunnah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENDRO
Ilustrasi sahur puasa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sebagian umat Muslim mungkin masih ada yang belum membayar utang puasa Ramadhan atau puasa qadha.

Di saat yang bersamaan ada keinginan untuk menggabungkan puasa qadha Ramadhan dengan puasa sunnah lain.

Puasa sunnah semisal puasa bulan rajab atau puasa senin kamis atau puasa ayyamul bidh.

Menjadi pertanyaan, bolehkan puasa qadha Ramadhan digabung puasa sunnah ?

Terkait hal tersebut, Ulama Buya Yahya pernah memberikan penjelasan perihal penggabungan puasa qadha atau bayar utang Ramadhan sekaligus puasa sunnah.

Baca juga: LINK Jadwal Puasa Rajab 1442 Hijriyah - Sahur, Imsak dan Buka Puasa Rajab 2021 di Seluruh Indonesia

Melansir Surya.co.id, dalam ceramah Buya Yahya yang berjudul "Bolehkah Puasa Sunnah Muharram Tetapi Masih Punya Hutang Puasa Wajib" di Youtube pada 7 September 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Buya Yahya menjelaskan boleh melaksanakan Puasa Qadha di hari Puasa Sunnah.

Namun, ia menjelaskan bahwa niat puasa qadha tetap dilafalkan, tanpa perlu menyebutkan niat puasa sunnah.

Dengan begitu umat Islam mendapat dua pahala sekaligus.

Pertama, karena mengganti puasa yang ditinggalkan, kedua mendapatkan pahala Puasa Sunnah.

Halaman
1234
Penulis: Haryanto
Editor: Haryanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved