Breaking News:

Dinilai Murah dan Efektif, Politisi PAN Dorong Penggunaan GeNose di Pontianak dan Kalbar

GeNose yang merupakan produk buatan dalam negeri itu bekerja dengan mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Co

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ridho Panji Pradana
Politisi PAN Kalbar, Zulfydar Zaidar Mochtar yang juga Anggota DPRD Kota Pontianak (tengah berkacamata). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar mendorong agar Pemerintah Kota Pontianak menggunakan alat deteksi virus covid 19 GeNose yang merupakan produksi dalam negeri.

GeNose yang merupakan produk buatan dalam negeri itu bekerja dengan mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama napas pasien.

Diketahui, napas pasien diambil diindera melalui sensor-sensor, kemudian diolah datanya dengan bantuan AI untuk deteksi dan pengambilan keputusan.

Baca juga: Datangkan Alat GeNose C19, Anggota Dewan Apresiasi Penanganan Covid-19 Pemda Kubu Raya

"Memang jika kita lihat dan berdasarkan informasi kita terima, GeNose merupakan pengecekan virus covid 19 yang mudah, tidak beresiko, tidak memasukan barang ke hidung, dan hanya meniupkan nafas kemudian akurasinya baik saya pikir Pemkot juga harus mempertimbangkan penggunaan alat ini," kata Zulfydar, Jumat 19 Februari 2021.

"Infonya GeNose ini lebih murah daripada Tes Swab PCR, Antigen atau Antibody, akurasinya baik, cepat, juga buatan anak negeri, Indonesia, jika efektif harus dipertimbangkan penggunaannya terutama untuk sekolah-sekolah," tambahanya.

Untuk di Kota Pontianak sendiri, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono merencanakan akan membuka sekolah-sekolah pada 22 Februari 2021.

"PAN memang meminta vaksinasi di gratiskan, dan kini digratiskan pemerintah, dan sudah berjalan beberapa bulan ini. Nah, jika GeNose biaya murah dan rendah, mengurangi APBD, tidak ada salahnya pemerintah berfikir ulang dengan penggunaan alat ukur baru covid 19 ini," timpal Zulfydar.

Lanjut dikatakannya, jika GeNose memang berbiaya murah, alat kontrolnya cepat, akurasi baik, tidak ada kekhawatiran dari masyarakat, tentu akan berdampak pulihnya ekonomi, apalagi Pontianak merupakan kota jasa dan perdagangan.

"Saya juga mendorong pihak swasta menyediakan alat GeNose ini. Alat GeNose juga saya rasa baik digunakan untuk keluar masuk dari Bandara, hingga dengan Pelabuhan," tutur Politisi PAN Kalbar ini.

Seperti diketahui, Kabupaten Kubu Raya melalui Bupati Muda Mahendrawan memesan produk ini untuk digunakan dilingkungan Kabupaten Kubu Raya. 

Muda menilai biayanya murah dan efektif. Satu alat GeNose bisa digunakan 100 ribu kantong dan satu kantongnya seharga Rp 10 ribu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved