Breaking News:

Dinas PUPR Sekadau Masih Belum Mengeksekusi Program Pembangunan di Tahun 2021

Hal itu dikatakan Kadis PUPR Sekadau, Akhmad Suryadi sebagai dampak dari masih adanya pandemi Covid-19, dan adanya sejumlah kebijakan baru dari Kemend

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Suasana Rapat di Dinas PUPR Sekadau 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Tahun anggaran 2021, Dinas PUPR sebut belum dapat mengeksekusi program atau kegiatan pembangunan yang telah direncanakan.

Hal itu dikatakan Kadis PUPR Sekadau, Akhmad Suryadi sebagai dampak dari masih adanya pandemi Covid-19, dan adanya sejumlah kebijakan baru dari Kemendagri terkait anggaran yang akan kembali dipotong.

"Untuk tahun 2021, kita sudah susun APBD sesuai dengan kewenangan kita, cuma ada aturan dari Kemendagri, itu perubahan program penanganan itu berubah cukup signifikan," Kata Akhmad.

Baca juga: Dinas PUPR Sekadau Nilai Partisipasi Perusahaan dalam Peningkatan Infrastruktur Dasar Cukup Tinggi

Lebih lanjut dikatakan, banyak pula kewenangan Dinas PUPR yang kini berpindah ke SKPD lain, salah satunya status jalan lingkungan.

Dimana, mulai tahun 2021 tidak lagi ditangani oleh Dinas PU tapi menjadi kewajiban tupoksi dari Dinas Perkimtan.

"APBD 2021, sudah di susun 2 Januari 2021 kemarin. Cuma setelah di susun dan mau di eksekusi keluar lagi Permendagri, terkait pemotongan dana transfer daerah. Sehingga belum dapat ekseskusi segera program kegiatan yang sudah dirancang," ungkapnya.

Di samping itu juga Pemerintah Kabupaten Sekadau masih dalam masa transisi. Sehingga Dinas harus berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan yang ada.

"kami akan berkoordinasi dengan Bappeda, anggaran pemerintah daerah, terkait program mana yang bisa dieksekusi segera dan tunda. Penyusunan program 2021 sudah mulai dilakukan sesuai tupoksi, namun tetap terkendala dengan APBD," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved