Breaking News:

Usulkan RSJ Sungai Bangkong Jadi Cagar Budaya, Kadisdikbud Kalbar Sebut Tak Akan Mengubah Fungsinya

Ia menjelaskan bahwa pengusulan RSJ Sungai Bangkong menjadi Cagar Budaya atas usulan dan keinginan Gubernur Kalbar. Lalu melihat sejarah dari RSJ ters

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bangunan RSJ Daerah Sungai Bangkong di Kota Pontianak yang telah berdiri sejak tahun 1939 yang akan diusulkan sebagai Cagar Budaya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Daerah Sungai Bangkong Kota Pontianak akan diusulkan sebagai Cagar Budaya Provinsi Kalimantan Barat.

RSJ Daerah Sungai Bangkong Pontianak terletak di Jalan Alianyang No.1, Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Saat diwawancarai Tribun Pontianak, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Sugeng menjelaskan bahwa rencana tersebut sedang diusulkan sesuai keinginan Gubernur Kalbar H Sutarmidji.

Ia menjelaskan bahwa pengusulan RSJ Sungai Bangkong menjadi Cagar Budaya atas usulan dan keinginan Gubernur Kalbar. Lalu melihat sejarah dari RSJ tersebut.

“Baru mau diusulkan. Nanti dari Tim penialain akan datang untuk melakukan survei apakah layak atau tidak menjadi Cagar Budaya,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Kamis 18 Februari 2021.

Baca juga: Penularan Scabies Pada Warga di Pontianak Bukan Dari Hewan Peliharaan Melainkan Jenis Tungau

Ia mengatakan dari Tim Arkeolog Kalimantan yang berada di Kaltim akan datang langsung untuk melakukan survey.

“Kalau lihat dari story usia RSJ Sungai Bangkong itu sudah diatas 50 tahun dan masih berfungsi sampai sekarang,” ujarnya.

Ia mengatakan apabila nantinya RSJ Sungai Bangkong telah diakui sebagai Cagar Bidaya tidak akan mengubah fungsinya sebagai Rumah Sakit Jiwa daerah.

“Namun bangunnnya mungkin perlu di revitalisasi atau direnovasi sesuai yang aslinya atau hanya sebagaian yang dikembalikan. Kita tunggu saja hasil rekomendasi tim survey nantinya,” jelasnya.

Ia mengatakan adapun kriteria pengusulan RSJ Sungai Bangkong menjadi Cagar Budaya karena melihat sejarahnya dan sudah berdiri lebih dari 50 tahun. Selain itu RSJ tersebut masih berfungsi seperti pertama didirikan. Namun masih banyak hal lainnya lagi yang menjadi pertimbangan. (*)

Penulis: Anggita Putri
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved