Breaking News:

Sempat Digigt Anjing 4 Bulan Lalu, Warga Nanga Mahap Sekadau Meninggal Dunia

Dikatakan dr. Ketut pasien yang berasal dari Desa Tembaga itu merupakan rujukan dari Puskesmas Nanga Mahap yang telah menjalani perawatan di Puskesmas

Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Net
Ilustrasi rabies 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pasien suspek rabies di asal Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalbar meninggal di RSUD Sekadau. Sempat digigt anjing 4 bulan lalu.

Plt Direktur RSUD Sekadau, dr. Ketut Widhiarta pun membenarkan adanya seorang pasien dari Kecamatan Nanga Mahap, dengan suspek rabies masuk ke ICU RSUD Sekadau 15 Februari lalu. Namun naas, pasien tersebut tidak dapat tertolong.

Dikatakan dr. Ketut pasien yang berasal dari Desa Tembaga itu merupakan rujukan dari Puskesmas Nanga Mahap yang telah menjalani perawatan di Puskesmas selama satu hari.

"Kemarin meninggal dunia, sebelumnya sudah di rawat di Puskesmas Nanga Mahap dengan beberapa keluhan," ungkapnya, Kamis 18 Februari 2021.

Baca juga: Kapolres Sekadau Pastikan Personel Polres Siap Untuk Divaksin

Adapun keluhan yang dirasakan pasien diantaranya nyeri ulu hati sudah 5 hari, mual, dan nyeri tenggorokan saat menelan.

Sementara itu, Plt Kepala Puskesmas Nanga Mahap, Aripudin mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan pasien memiliki riwayat digigit anjing sekitar 4 bulan lalu. Namun pada saat kejadian tidak langsung mendapatkan penanganan medis.

"Usai digigit pasien tidak langsung memeriksakan diri, baik ke puskesmas maupun BB petugas kesehatan. Laporan atas kejadian tersebut juga tidak ada baik di Puskesmas ataupun petugas kesehatan setempat," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved