Breaking News:

Pemkot Pontianak Prioritaskan DAK Untuk Rehabilitasi Sekolah

"Supaya kualitas sarana dan prasarana sekolah di Kota Pontianak dalam kondisi mantap," ujarnya usai membuka pra-sinkronisasi usulan DAK Fisik Pendidik

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Rapat pra-sinkronisasi usulan DAK Fisik Pendidikan se-Kota Pontianak tahun anggaran 2022 di Aula Kantor Terpadu Jalan Sutoyo, Pontianak, Kalbar, Kamis 18 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pendidikan tahun 2021 senilai Rp16 miliar, dinilainya masih belum mencukupi jika dilihat dari kondisi fisik sekolah-sekolah yang ada di Kota Pontianak.

Dengan demikian, Edi mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui DAK ini akan memprioritaskan untuk rehabilitasi sekolah, pembangunan ruang kelas baru dan peningkatan sarana prasarana lainnya seperti meubeler dan sebagainya yang mencakup Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), SD dan SMP.

"Supaya kualitas sarana dan prasarana sekolah di Kota Pontianak dalam kondisi mantap," ujarnya usai membuka pra-sinkronisasi usulan DAK Fisik Pendidikan se-Kota Pontianak tahun anggaran 2022 di Aula Kantor Terpadu Jalan Sutoyo, Pontianak, Kalbar, Kamis 18 Februari 2021.

Baca juga: Pontianak Zona Kuning, Wali Kota Edi Kamtono Akan Terapkan Belajar Tatap Muka 22 Februari

Edi Rusdi Kamtono menerangkan, digelarnya rapat pra-sinkronisasi usulan DAK Fisik Pendidikan ini dalam rangka menginventarisasi kebutuhan-kebutuhan sekolah, terutama infrastruktur sarana fisik oleh para kepala sekolah dan guru.

Yang kemudian, lanjutnya, akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

"Usulan-usulan ini dihimpun untuk kemudian disampaikan ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan bantuan DAK," jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved