Breaking News:

Malaysia Deportasi 160 Orang Pekerja Migran Indonesia, Masalah Keimigrasian Masih Dominan

Ratusan pekerja yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia itu tiba di Kantor Dinas Sosial Kalbar Rabu 17 Februari 2021 malam.

TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Pendataan 160 orang PMI yang dideportasi dari Malaysia di Kantor Dinas Sosial Kalimantan Barat, Rabu Februari 2021 malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - 160 Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di Malaysia di Deportasi melalui PLBN Entikong Kalimantan Barat.

Ratusan pekerja yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia itu tiba di Kantor Dinas Sosial Kalbar Rabu 17 Februari 2021 malam.

Setibanya di Kantor Dinas Sosial, seluruh PMI tersebut langsung di lakukan pemeriksaan kesehatan dan dokumen.

Baca juga: Satgas Pamtas Yonif 407/PK Gagalkan 2 PMI Non Prosuderal Hendak Masuk ke Malaysia Lewat Jalur Tikus

Kepala Bidang Perlindungan dan Pemberdayaan BP2MI Pontianak menyampaikan 160 PMI yang dideportasi terdiri dari 131 orang laki - laki dan 29 orang perempuan dan Dari jumlah tersebut, 77 orang di antaranya berada dari Kalimantan Barat.

Dari data pemulangan, sebanyak 87 orang tercatat tidak memiliki paspor, 56 tidak memiliki permit, 2 Operator Judi Online, 6 karena penggunaan narkoba, 4 terkait kriminal umum,2 melanggar Pembatasan Aktivitas akibat Covid 19 dan 3 orang ikut orang tua.

"Hari ini pemerintah Malaysia mendeportasi 160 orang, mereka bekerja di daerah Bekenu Malaysia, rata - rata mereka ini dideportasi karena permasalahan ke Imigrasian,"Ungkap Andi.

Nantinya setelah dilakukan pendataan di Dinas Sosial, para PMI yang baru saja dideportasi ini akan dipulangkan ke daerah asal masing oleh Dinas Sosial. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved