Breaking News:

Disdikbud Kota Pontianak Gelar Pertemuan Pra-Sinkronisasi Usulan DAK Fisik Pendidikan

"Sehingga perlu digencarkan sosialisasi terkait DAK ini khususnya operator yang menanganinya," jelas Syahdan

TRIBUNPONTIANAK/Rokib
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Syahdan Lazis 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka untuk menyatukan persepsi agar penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) tidak terlambat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak menggelar pertemuan dalam rangka pra-sinkronisasi usulan dan fisik Pendidikan PAUD, SPNF SKB, SD dan SMP se-Kota Pontianak tahun anggaran 2022, di Aula Kantor Terpadu Jalan Sutoyo, Kamis 18 Februari 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak, Syahdan Lazis menyebutkan DAK yang diterima.

"Tahun ini DAK yang diterima Kota Pontianak di bawah tahun lalu, yakni sekitar Rp16 miliar," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak, Syahdan Lazis.

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa prioritas penyaluran DAK fisik pendidikan ini, untuk pembangunan fisik berupa rehabilitasi fisik sarana dan prasarana pendidikan.

Baca juga: Syahdan Sebut Kota Pontianak Masih Butuh 1.003 Tenaga Pendidik

Berbeda dengan dana APBD, menurutnya, penyaluran DAK tergantung pada perkembangan atau progres pembangunan yang diusulkan ke Pemerintah Pusat agar dananya bisa digelontorkan ke Pemerintah Daerah.

"Sehingga perlu digencarkan sosialisasi terkait DAK ini khususnya operator yang menanganinya," jelas Syahdan. (*)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved