BMKG Pantau Temukan 64 Titik Panas di Kalimantan Barat

Melalui Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Sutikno menjelaskan bahwa, jumlah titik panas tersebut sebagai indikasi t

Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Sutikno. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - BMKG stasiun Meteorologi Kelas I Supadio menemukan sebanyak 64 titik panas atau hotspot diwilayah Kalimantan Barat, dan 35 diantaranya berada diwilayah Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu 17 Februari 2021.

Melalui Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Sutikno menjelaskan bahwa, jumlah titik panas tersebut sebagai indikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat yang terus meningkat.

"Sebaran hotspot di Kalimantan Barat berdasarkan lapan tercatat tanggal 17 Februari 2021 mulai pukul 07.00 wib hingga 17.00 wib terdapat 63 titik panas yang tersebar," ungkap Sutikno kepada Tribun.

Baca juga: Karhutla Landa Kalbar, Jarak Pandang Mendatar di Bandara Supadio Mulai Ganggu Aktivitas Penerbangan 

Dan diprakirakan juga, dalam satu pekan kedepan, potensi akan terjadinya Karhutla di Kalimantan Barat, didominasi dengan kategori mudah hingga sangat mudah terbakar.

Kemudian kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah di Kalbar itu juga disampaikan Sutikno berdampak pada terganggunya jarak pandang aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

Bahkan jarak pandang itu disampaikannya sempat berada berkisar 2000 hingga 4000 meter saja. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved