ICRAF Rekrut Peneliti Muda Gambut di Kubu Raya, Berikut Penjelasan

Lebih lanjut Happy mengatakan, bahwa program ini mengajak dan tersedia 50 kuota, diantaranya 25 perempuan dan 25 laki-laki lulusan muda dari perguruan

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kabar bahagia datang dari Indonesia World Agroforestry (ICRAF) yang membuka peluang bagi sarjana muda untuk mengikuti rekrutmen Program Inkubator Peneliti Muda gambut di bagian 2 Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabar bahagia datang dari Indonesia World Agroforestry (ICRAF) yang membuka peluang bagi sarjana muda untuk mengikuti rekrutmen Program Inkubator Peneliti Muda gambut di bagian 2 Kalimantan Barat.

Pendaftaran ini dimulai pada 18 hingga 23 Februari 2021.

Bagi sarjana muda yang mencukupi persyaratan bisa mendaftar sebagai inkubator Peneliti Muda Gambut akan di tempatkan di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Koordinator ICRAF Wilayah Kalbar, Happy Hendrawan menjelaskan, bahwa Program Inkubator Peneliti Muda Gambut ini merupakan sebuah program pelatihan dan penguatan kapasitas bagi generasi muda Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh ICRAF melalui Peat-IMPACTS sebagai bagian dari #PahlawanGambut.

"Program ini bertujuan untuk menghasilkan kader-kader muda yang mencintai lahan gambut dan siap ikut serta dalam pengelolaan lahan gambut berkelanjutan," ungkap Happy Hedrawan di Pontianak.

Lebih lanjut Happy mengatakan, bahwa program ini mengajak dan tersedia 50 kuota, diantaranya 25 perempuan dan 25 laki-laki lulusan muda dari perguruan tinggi di Kalimantan Barat untuk bekerja dalam program Inkubator Peneliti Muda.

Baca juga: Monitoring Pasar, Bhabinkamtibmas Polsek Parindu Berikan Imbauan Terkait Pencegahan Covid-19

"Pendaftar yang memenuhi syarat dan diterima akan bekerja selama 3-4 bulan bersama peneliti-peneliti ICRAF, petani gambut dan para penggiat gambut di Kalimantan Barat untuk mengungkap berbagai pengetahuan, pembelajaran dan opsi intervensi untuk pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan di Kalimantan Barat," jelasnya.

Dikatakan Happy, posisi ini sesuai untuk individu yang penuh energi, antusiasme, dan motivasi dengan ketertarikan pada isu lingkungan, penghidupan dan riset solutif.

Happy pun menjelaskan secara detail tentang program ini, diantaranya

Pertama, Program Inkubasi berlangsung selama 19 hari.

Kedua, Peserta program akan melalui proses seleksi sebelum mengikuti keseluruhan kegiatan.

Ketiga, Selama masa inkubasi peserta akan direkrut sebagai intern.

Keempat, Peserta yang lulus inkubasi, akan direkrut sebagai peneliti temporer ICRAF selama 3-4 bulan. ICRAF Indonesia akan memberikan manfaat finansial yang sepadan dengan kegiatan yang akan dijalankan. ICRAF Indonesia juga memberikan paket remunerasi yang lengkap.

Kelima, Seluruh biaya kegiatan termasuk pelaksanaan kegiatan lapangan akan ditanggung oleh ICRAF.

Keenam, Kegiatan lapangan akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Indonesia.

Ketujuh, Pada akhir program, peserta akan melakukan tugas akhir yang akan difasilitasi oleh ICRAF untuk dipaparkan dalam kegiatan seminar provinsi ataupun berbagai bentuk publikasi tertulis. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved