Breaking News:

Bantu Tingkatkan Perekonomian Warga, Pemda Ketapang Optimalkan Sejumlah Pasar Rakyat

Menurut Husnan, dalam beberapa tahun terakhir ada sejumlah kecamatan yang menjadi lokasi pembangunan atau revitalisasi pasar diantaranya Kecamatan Air

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satu diantara pengoptimalan atau revitalisasi pasar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ketapang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan terus melakukan upaya peningkatan perekonomian warga maupun pelaku usaha dengan melakukan pembangunan dan revitalisasi sejumlah pasar.

Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Husnan mengatakan bahwa Pemda Ketapang melalui dinasnya telah melakukan pembangunan maupun revitalisasi sejumlah pasar rakyat atau yang dahulu dikenal dengan sebutan pasar tradisional.

"Pembangunan maupun revitalisasi pasar rakyat yang mana anggaran dari DAK dan tugas pembangunan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat," kata Husnan, Senin 15 Februari 2021.

Menurut Husnan, dalam beberapa tahun terakhir ada sejumlah kecamatan yang menjadi lokasi pembangunan atau revitalisasi pasar diantaranya Kecamatan Air Upas, Sungai Melayu, Tumbang Titi, Nanga Tayap, Sandai, Sungai Laur dan juga Kecamatan Delta Pawan.

"Beberapa pasar seperti Air Upas, Tumbang Titi sudah beroperasional maksimal. Kemudian di Sungai Melayu baru ini sudah bekerjasama dengan Bumdes, sedangkan di Sandai dalam waktu dekat akan beroperasi," jelasnya.

Baca juga: Kejati Kalbar Tahan 5 Orang Tersandung 2 Kasus Korupsi di Dinas PUPR Ketapang

Demi memaksimalkan pengoperasian pasar, lanjut Husnan, pihaknya menyerahkan pengelolaan kepada pihak desa setempat sehingga proses pengelolaan menjadi bagian dari tanggung jawab desa.

Yang mana, Husnan menilai hal itu memang memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk menarik minat warga dalam melakukan aktivitas jual beli di pasar yang telah disediakan tersebut.

"Jadi kita sudah berupaya melibatkan pihak terkait. Bahkan salah satu upaya dalam memaksimalkan pengoperasian pasar dengan tidak dikenakan retribusi saat awal beroperasi," tegasnya.

Untuk itu, Husnan meminta agar pihak Desa yang diberi kewenangan dalam pengelolaan pasar dapat membantu l mengedukasi pelaku usaha agar dapat menjadikan pasar-pasar yang telah dibangun menjadi wadah bersama dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat serta daerah.

"Pak Bupati juga sudah meminta agar tiap desa dapat mengelola dan memaksimalkan keberadaan pasar di tiap daerah. Karena hal itu sejalan dengan visi pak Bupati yakni Ketapang Maju menuju Masyarakat Sejahtera," pungkasnya. (*)

Update Berita Pilihan
Tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > DI SINI

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved