Breaking News:

Imlek dan Cap Go Meh, Ketua MABT Kalbar Sebut Tingkat Penggunaan Gas Pada Rumah Tangga Meningkat

Apalagi ditambah adanya pandemi COVID-19 perayaan Imlek dilakukan secara sederhana dan banyak menghabiskan waktu dirumah berkumpul bersama keluarga da

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUN PONTIANAK/Hamdan Darsani
Atasi antrean pembelian gas Elpiji 3 Kg, Diskumindag Pontianak dan pertamina lakukan operasi pasar Gas 3 Kg setiap pekan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pertamina melakukan langkah antisipatif pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh dengan menambah pasokan LPG 3 Kg di provinsi Kalimantan Barat berjumlah 75.040 tabung atau 0,85 persen.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kalbar, Paulus Andy Mursalim mengatakan tentunya pada perayaan hari besar seperti Imlek dan Cap Go Meh masyarakat yang merayakan banyak melakukan aktivitas dirumah seperti memasak dan membuat kue.

“Pasokan LPG 3 kg maupun 12 Kg untuk masyarakat sampai 15 hari kedepan akan cukup ramai untuk mempersiapkan perayaan Imlek seperti membuat kue dan memasak untuk merayakan Cap Go Meh,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat 12 Februari 2021.

Apalagi ditambah adanya pandemi COVID-19 perayaan Imlek dilakukan secara sederhana dan banyak menghabiskan waktu dirumah berkumpul bersama keluarga dan melaksanakan ritual keagamaan.

Baca juga: Personel Polres Amankan Ibadah Imlek di Kubu Raya, Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

“Makanya Pertamina melakukan antisipasi pada setiap perayaan Imlek pasokan harus lebih banyak. Tidak hanya Imlek begitu juga dengan perayaan Natal dan juga Idul Fitri,” ujarnya.

Ia mengatakan perayaan Imlek tahun ini sedikit berbeda karena adanya Pandemi COVID-19, dan Cap Go Meh hanya dirayakan sederhana.

“Namun tentunya rumah-rumah masyarakat yang merayakan tetap membutuhkan gas untuk memasak dan membuat kue. Makanya kebutuhan gas di rumah tangga meningkat,” jelasnya.

Baca juga: Hadiri Misa Syukur Tahun Baru Imlek 2572, AKP Sulastri Himbau Jamaat Jadi Polisi Untuk Diri Sendiri

Ia mengatakan langkah antisipasi yang dilakukan oleh Pertamina juga tentu melihat jumlah penduduk di Kalbar untuk Etnis Tionghoa yang banyak. Iaemberikan apresiasi kepada pihak Pertamina akan hal tersebut.

“Maka sudah sewajarnya mereka memberi pasokan lebih banyak. Selain itu tidak mau terjadi antrian panjang seperti saat natal, idul fitri sebelumnya. Apalagi kita sedang dihadapkan dengan wabah virus corona,” ujarnya.

Ia berharap setiap event besar keagamaan dan kebudayaan kebutuhan gas dapat terpenuhi di Kalbar. (*)

Update Berita Pilihan
Tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > DI SINI

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved