Sekda Kalbar Nilai Penerapan Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik Bisa Efisiensikan Biaya ATK  

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A L Leysandri menegaskan di era sekarang ini pelayanan administrasi pemerintah dituntut harus cepat, luga

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUN PONTIANAK/Anggita Putri
Sekda Kalbar, Leysandri 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kegiatan sosialisasi atau diseminasi aplikasi Kapuas Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, S.H., di ruang Praja II Kantor Gubernur Kalbar, Rabu 10 Februari 2021.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A L Leysandri menegaskan di era sekarang ini pelayanan administrasi pemerintah dituntut harus cepat, lugas, dan terukur.

Dikatakannya melalui  sosialisasi atau diseminasi aplikasi Kapuas Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) dalam penyelenggaraan pemerintah, khususnya dalam penerapan tata naskah dinas, tentunya menjadi lompatan yang baik. 

Sekda Kalbar AL Leysandri Resmikan Mal Pelayanan Publik Sanggau

Ia menegaskan bahwa Penyelenggaraan administrasi pemerintah dituntut lebih fleksibel sehingga mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi.

"Kalau dulu kita masih menggunakan fisik secara manual, itu lambat. Dengan adanya tata naskah dinas elektronik, minimal yang berkenaan dengan alat tulis kantor (ATK) akan lebih efisien," ujarnya beberapa waktu lalu.

Sesuai Permenpan-RB Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024. Maka tujuan program penataan tatalaksana yaitu meningkatkan efisiensi dan efektivitas di lingkungan pemerintahan. 

Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) merupakan pengelolaan naskah dinas secara elektronik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kecepatan dan kemudahan dalam proses pengambilan keputusan.

"Dengan adanya sistem ini, saya perkirakan sekitar 30 sampai 40 persen akan berkurang dana APBD untuk biaya pembelanjaan ATK. Melalui teknologi elektronik ini akan jauh lebih enak,mudah dan cepat," ungkap Leysandri.

Tata Naskah Dinas Elektronik diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 138 Tahun 2020. Aplikasi TNDE KAPUAS diharapkan dapat membantu pendistribusian surat menyurat, pengarsipan, dan pencarian dokumen secara efektif dan efisien. 

Dikatakannya, penggunaan aplikasi ini juga dapat mengurangi kebutuhan biaya alat tulis kantor dan biaya fotocopy di masa mendatang.

"Semua perkantoran swasta sudah elektronik. Puji Tuhan, hari ini kita sudah mengikuti perkembangan-perkembangan perubahan pelayanan administrasi perkantoran," tutupnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved