Breaking News:

Polres Bengkayang Gelar Rakor Operasi Liong Kapuas 2021, Ini Pembahasannya

Kita terus berupaya membangun kesadaran melalui kebijakan untuk membangun perubahan perilaku secara massif

Dok. Polres Bengkayang
Suasana Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang, 10 Februari 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Setelah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Liong Kapuas-2021, Polres Bengkayang melakukan kegiatan rangkaian pengamanan Imlek dan Cap Go Meh dengan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) yang dilaksanakan di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang, 10 Februari 2021.

Rakor ini dipimpin oleh Kapolres Bengkayang AKBP NB. Darma, S.I.K., M.H., PJ. Bupati Bengkayang Yohanes Budiman, S.I.P., M.Si, Ketua DPRD Kab. Bengkayang Fransiskus, M.Pd, Danlanud Harry Hadiseomantri, Para OPD Kab. Bengkayang dan tamu undangan.

Dalam sambutannya PJ Bupati Bengkayang Yohanes Budiman mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Polres Bengkayang Rakor Operasi Liong Kapuas 2021.

Polres Bengkayang Gelar Apel Ops Liong Kapuas 2021, Untuk Pengamanan Imlek 2572 dan Cap Go Meh

“Kegiatan ini tidak lepas dari rangkaian upaya pemerintah dalam mengurangi dampak meluasnya Covid-19. Dari tahun lalu beberapa kegiatan yang sifatnya perayaan mulai lebaran kemudian natal dan tahun baru termasuk kegiatan dalam waktu dekat ini”, ucap Yohanes.

Beberapa hari yang lalu PJ. Bupati Bengkayang sudah mengeluarkan surat edaran tentang ini yang intinya mengingatkan kita semua untuk melakukan pembatasan kegiatan yang sifatnya menimbulkan meluasnya Covid-19 diwilayah Bengkayang.

“Salah satunya adalah materi tentang Pembatasan atau pelarangan acara yang sifatnya Festival yang biasanya dilakukan pada perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, untuk sementara dilarang”, tambahnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Fransiskus M.Pd mengapresiasi setingi-tinginya terhadap Institusi Kepolisian Polres Bengkayang yang telah menggelar Rakor Liong Kapuas.

“Tahun ini menyambut imlek dengan situasi yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Keberagaman di Bengkayang harus kita jaga bersama karena Imlek dan Cap Go Meh adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Bengkayang”, ucap Fransiskus.

“Karena ini event besar yang selalu tumpah ruah di Ibu Kota Kabupaten. Dengan situasi saat ini, saya berterima kasih kepada Gubernur, PJ Bupati yang telah mengeluarkan surat edaran untuk tidak memeriahkan secara berlebihan perayaan Cap Go Meh”, tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkayang AKBP NB. Darma mengatakan bahwa Rakor ini merupakan lanjutan salah satu pengecekan kesiapan terkait dengan kegiatan operasi Liong Kapuas khusus di wilayah Kabupaten Bengkayang.

“Seperti yang kita ketahui bersama, agenda perayaan Imlek dan Cap Go Meh ini sebetulnya merupakan aset daerah yang mengundang para pihak untuk ikut menyaksikan. Karena banyak orang yang ingin melihat, akan tetapi dengan kondisi kurang lebih satu tahun karena Pandemi tentunya, Pemerintah mengambil kebijakan untuk kita menjaga menerapkan Protokol kesehatan”, ucap Kapolres.

“Ini merupakan kesekian kalinya kita mempersiapkan karena biasanya liburan panjang, Covid ini lebih meningkat. Kita terus berupaya membangun kesadaran melalui kebijakan untuk membangun perubahan perilaku secara massif”, tutup Kapolres NB Darma.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved