Breaking News:

Ringkus Pelaku Pembunuh Perempuan Penjual Sayur di Kebun Sagu, Pelaku Beberkan Alasan Bunuh Korban

Pelaku yang berhasil diringkus oleh petugas kepolisian ialah SM (67) yang merupakan kerabat/sepupu korban sendiri.

TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Konferensi Pers pengungkapan kasus Pembunuhan wanita di kebun sagu, kecamatan Sungai Raya, kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat yang di langsung oleh Kapolres Jakarta Raya AKBP Yani Permana. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polres Kubu Raya yang di backup Ditreskrimum Polda Kalbar serta Satreskrim Polresta Pontianak berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita bernama Mahriyah penjual sayur yang di temukan tak bernyawa di parit kebun Sagu, di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat pada Minggu 7 Januari 2021.

Pelaku yang berhasil diringkus oleh petugas kepolisian ialah SM (67) yang merupakan kerabat/sepupu korban sendiri.

SM di amankan petugas kepolisian saat berada di rumahnya tanpa perlawanan pada Selasa 9 Februari 2021.

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Perempuan Penjual Sayur di Kubu Raya, Pelaku Kerabat Korban Sendiri

Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana mengungkapkan, bahwa kasus ini terkuak berdasarkan  keterangan saksi kunci yang merasa curiga kepada tersangka, saat Keluarga yang lain sibuk mencari korban yang belum kembali dari bekerja, tersangka hanya berdiam diri, serta gelagat tersangka mencurigakan selama proses pemulasaraan.

AKBP Yani mengungkapkan, motif utama dari kasus pembunuhan ini merupakan sakit hati perihal hutang piutang antara korban dan pelaku.

Dimana pelaku memiliki hutang sebesar 25 juta rupiah kepada korban dan sudah 4 tahun terakhir belum berhasil dilunasi.

Dikatakan AKBP Yani, bahwa korban tidak ingin pelaku membayar hutang tersebut secara mencicil dan ingin dibayar secara langsung lunas.

Kemudian, saat beberapa waktu lalu korban menagih hutang kepada pelaku, pelaku merasa sakit hati Lantaran ada terdapat kata - kata kasar yang ucapkan korban terhadap pelaku.

"Tersangka SM merasa sakit hati dan merencanakan pembunuhan tersebut, kemudian dihari tersebut pelaku menunggu korban  di jalan parit mas yang dimana korban keseharian nya berjualan sayur melewati jalan itu,"Ungkap AKBP Yani.

Pada saat Tersangka bertemu dengan korban, tersangka langsung melakukan aksi nya dengan memukul korban, sehingga korban lari masuk dalam hutan, dan pada saat korban masuk dalam hutan sagu tersangka yang berhasil mengejar korban langsung menyerang dengan menggunakan parang dan kampak hingga korban meninggal dunia.

Selah korban meninggal dunia,tersangka menutupi korban di parit dalam kebun sagu dengan menggunakan daun sagu kering, kemudian barang barang milik korban di buang ke dalam hutan.

Atas perbuatannya, SM diganjar dengan pasal berlapis 338 dan 340 dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup hingga hukuman mati. (*)

Update Berita Pilihan
Tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > DI SINI

Penulis: Ferryanto
Editor: Hamdan Darsani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved