PULSA 200RB dan Kuota 75GB untuk Dosen, Guru, Siswa, Mahasiswa Selama Masa Pandemi! Fakta atau Hoak?
Untuk mendapatkan bantuan pulsa Rp 200 dan bantuan kuota internet 75 GB tersebut, pengguna diarahkan terlebih dahulu untuk masuk ke laman web khusus d
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beredar sebuah pesan yang menginformasikan mengenai adanya bantuan pulsa Rp 200 ribu.
Di mana bantuan pulsa Rp 200 ini ini, berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika alias Kominfo.
Dan diperuntukkan bagi kalangan dosen, guru, mahasiswa dan bahkan juga para siswa siswi di berbagai jenjang usia pendidikan.
Selain bantuan pulsa Rp 200 ribu ini, juga ada bantuan lain yang diberikan.
• CEK FAKTA Info Terbaru Kartu Prakerja Gelombang 12 Dibuka April 2021, Cek Cara Daftar & Klik Gabung
Yakni berupa kuota internet 75 GB yang juga berasal dari Kominfo dan diperuntukkan bagi kalangan dosen, guru, mahasiswa dan pelajar.
Pesan tersebut tersebar di berbagai platform percakapan online seperti di WhatsApp dan sejenisnya.
Untuk mendapatkan bantuan pulsa Rp 200 dan bantuan kuota internet 75 GB tersebut, pengguna diarahkan terlebih dahulu untuk masuk ke laman web khusus di http://kuotapelajar.online/
Lantas, benarkah demikian adanya?
Cek Fakta
Saat ini, berita mengenai bantuan pulsa Rp 200 dan bantuan kuota internet 75 GB tersebut telah dikonfirmasi langsung di laman web resmi Kominfo.
Dalam penjelasannya, disebutka bahwa keterangan mengenai bantuan pulsa Rp 200 dan bantuan kuota internet 75 GB tersebut merupakan informasi tidak benar alias Hoax - hoaks.
• CEK FAKTA Video Syur Gisel dan MYD Direkam saat Masih Istri Gading Marten hingga Penyebab Perceraian
"Penjelasan :
Beredar sebuah pesan berantai Whatsapp yang berisi link dengan narasi bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan bantuan pulsa Rp200 ribu dan kuota 75 GB untuk para dosen, guru, siswa dan mahasiswa selama masa pandemi.
Faktanya, klaim bahwa link itu terkait bantuan dari Kominfo adalah salah.
Hal ini adalah kabar bohong lama yang kembali beredar di tengah masyarakat dengan sedikit modifikasi.
KATEGORI: HOAKS,"
Demikian penjelasan lengkap mengenai kabar bantuan Pulsa Rp 200 ribu dan bantuan kuota 75 GB untuk dosen, guru dan siswa serta mahasiswa tersebut di laman resmi Kominfo.
Anda bisa menyimak penjelasan lengkapnya dengan mengakses link ini (klik link ini)
Saat Tribun Pontianak mencoba mengakses ke laman web yang dimaksudkan dalam pesan 'berantai' di WhatsApp mengenai bantuan pulsa Rp 200 ribu dan kuota internet 75 GB tersebut, laman yang dimaksud juga sudah tidak dapat diakses.
• Paket Kuota Murah Kartu XL, Cek Harga Nikmati Paket Kuota Murah Kartu XL
Dengan keterangan 'Internet Positif'.
Ada baiknya Sobat Tribun Pontianak untuk selalu berhati-hati dan mengecek kembali kebenarannya untuk cek fakta jika mendapatkan informasi serupa ya.
Tips Terhindar dari Penipuan Online
Dunia digital yang kian memudahkan dalam melaksanakan berbagai aktivitas nyatanya justru kerap dimanfaatkan pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab.
Menjalankan aksi penipuan online untuk keuntungan pribadinya.
Bahn berikut kami tampilkan beberapa tips terhindar dari penipuan online sebagaimana artikel yang kami rangkum dari laman Kompas.com Selasa 9 Februari 2021:
Medio 2019 lalu, publik sempat dibuat heboh dengan aksi penipuan online yang mengatasnamakan salah satu brand furniture.
• Paket Kuota Murah Telkomsel Kartu Halo SImpati AS Loop, Cek Harga Nikmati Paket Kuota Murah
Bahkan, penipuan tersebut niat membuat akun bank, membeli domain, pasang iklan di instagram, hingga sewa hosting atas nama brand tersebut.
Lalu, bagaimana cara terhindar penipuan online yang semakin lama semakin canggih?
Perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie menyarankan, sebaiknya memilih belanja di e-commerce dan penjual-penjual terpercaya dibanding dengan belanja di situs-situs online yang tidak jelas.
Menurut Prita, e-commerce pasti akan membantu pembelinya bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Sebaiknya belanja di trusted seller atau via platform e-commerce agar dapat dibantu apabila terjadi dispute," kata Prita Hapsari Ghozie saat dihubungi Kompas.com, Senin 13 Mei 2019 silam.
Prita Hapsari Ghozie mengatakan, memang agak sulit untuk membedakan mana akun palsu dan mana akun asli mengingat nama rekening dan hal kecil lainnya yang disesuaikan penipu.
"Untuk palsu atau tidak agak sulit juga karena terkadang nama rekeningnya juga disesuaikan," kata Prita Hapsari Ghozie.
• Cara Cek Jumlah Kuota SNMPTN 2021 Semua Sekolah di Pontianak: Mulai MAN 2, SMAN 1 hingga PKBM
Untuk itulah, dirinya lebih menyarankan belanja di e-commerce dibanding penjual online lainnya.
Selain itu, mengingat budaya konsumtif saat bulan puasa, Prita menyarankan untuk selalu mengedepankan keamanan dan kesiapan uang dalam belanja online.
Dalam kesiapan uang, Anda baiknya menggunakan kartu debit dibanding kartu kredit.
Hal ini mencegah pengeluaran yang membengkak saat bulan Ramadhan.
Apabila menggunakan kartu kredit, Prita menyarankan hanya gunakan satu kartu kredit.
"Pastikan berbelanja di situs e-commerce terpercaya. Apabila pembayaran menggunakan kartu kredit, maka baiknya hanya gunakan 1 jenis saja untuk semua platform," saran Prita Hapsari Ghozie dalam ulasan di laman Kompas.com tersebut.
Sejumlah materi di artikel ini juga telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Tips Supaya Terhindar dari Penipuan Online "
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838