Khazanah Islam

Apakah Puasa Rajab Boleh Digabung dengan Puasa Qadha Ramadhan ?

Apakah Puasa Rajab dan Bayar Utang Puasa Ramadhan apakah boleh digabung? 

Editor: Jimmi Abraham
islambuzzer
Ilustrasi bulan Rajab. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tanggal 1 Rajab 1442 Hijriyah jatuh pada Sabtu 13 Februari 2021 sebagai tanda semakin sudah dekatnya bulan Ramadhan.

Bulan Rajab dianjurkan bagi umat muslim untuk melakukan berbagai macam amalan, diantaranya amalan puasa sunnah.

Bulan Rajab juga dapat amalkan bagi yang memiliki utang puasa dari Ramadhan untuk melunasi puasa yang ditinggalkan sebelum Ramadhan mendatang.

Jumlah hitungan puasa qadha itu disesuaikan dengan jumlah puasa yang ditinggalkan selama Ramadhan.

Apakah Puasa Rajab dan Bayar Utang Puasa Ramadhan apakah boleh digabung? 

Pahala Puasa Bulan Rajab , Niat Puasa Rajab 2021 & Penjelasan Tentang Puasa Rajab

Amalan Bulan Rajab Selain Puasa Rajab , Yuk Perbanyak Amal Ibadah di Bulan Rajab 1442 Hijriyah

BACAAN DOA Rajab, Ganjaran Pahala Puasa Bulan Rajab Dikabulkan Doa hingga Dibukakan Pintu Syurga

Niat Puasa Rajab dan Puasa Qadha Ramadhan

Dalam penjelasan Ustad Gus Dewa dalam ceramahnya di Youtube 'Gus Dewa Menjadwab' yang diunggah pada 27 Februari 2020 berjudul 'Menggabungkan Niat Puasa Rajab & Qodho Ramadhan'

Ulama dalam masalah Puasa Rajab dan Puasa Qadha Ramadhan berbeda pendapat.

Pendapat pertama dipelopori oleh Imam Abu Mahroma karena mengikuti Imam sebelumnya yaitu Imam Asamhudi

Yang mengatakan bahwa, puasa yang diniati dua Puasa Qadha dan Puasa Rajab atau puasa sunnah lainnya tidak berhasil dua-duanya atau tidak sah puasanya.

"Tidak sah Puasanya, seperti ada orang yang sholat dzuhur terus niatnya dua, 'Saya niatnya sholat dzuhur plus niat qabliyah dzuhur' itu tidak sah" Jelasnya

Pendapat kedua dipelopori oleh Ibnu Hajar, beliau mengatakan hasil puasa dua-duanya dapat pahala minimalnya tapi bukan pahala sempurnanya.

"Kalau dapat minimal pahala maka dia dapat pahala dua, yakni pahala Qadha Ramadhan dapat dan Pahala Puasa Sunnah Rajab juga dapat. Syaratnya cuma satu kalau diniati" Terang Ustad Gus Dewa

Adapun pendapat ketiga Imam Romli mengatakan boleh puasa fardhu qadha Ramdhan digabungkan tetap puasa sunnah tetap sah puasa sunnahnya walaupun tidak di niati.

Alasannya Karena yang dimaksud adalah yang penting ada puasa di hari itu, puasa Senin, adanya puasa sunnah tetap niat gak niat tetap mendapatkan pahala.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved