Kapolsek: 4 Rumah Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Disampaikan oleh Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo, melalui Kapolsek Pemangkat Kompol Raden Real Mahendra membenarkan kejadian te

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas Pemadam Kebakaran saat berusaha memadamkan api di rumah pintuan milik Tony alias Aphin warga Pemangkat pagi tadi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sambas, kali ini terjadi di kawasan padat penduduk, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas. Kebakaran itu terjadi di Jalan Abdul Kadir Kasim RT 1/RW 3, Desa Gugah Sejahtera, Kecamatan Pemangkat. Dimana kebakaran itu menghanguskan empat unit rumah tempat tinggal pintuan.

Disampaikan oleh Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry Ananto Pratiknyo, melalui Kapolsek Pemangkat Kompol Raden Real Mahendra membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, kebakaran itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.25 wib, pagi tadi.

"Kebakaran itu telah menghanguskan empat unit rumah pintuan. Masing-masing milik Tony alias Aphin, Djin Fat Kui alias Afat dan Tjhong Kui Kie alias A Kim," ujarnya, Senin 8 Februari 2021.

Kebakaran di Pemangkat Sambas Hanguskan Tiga Rumah Warga

Dijelaskan oleh Kapolsek, sebelumnya saksi atas nama Surya yang juga tetangga korban keluar rumah dengan tujuan hendak berpergian. Namun saat keluar, melihat api sudah membesar di rumah pintuan milik Toni alias Apin.

"Kejadiannya pada saat saksi keluar rumahnya yang berseberangan dengan rumah pintuan milik korban Toni Alias Apin dan Djin Fat Kui alias Afat. Saksi Surya Tulaga melihat melihat kobaran api dari ruang tengah dalam rumah korban," katanya.

Melihat kobaran api tersebut, saksi lansung berteriak dan meminta pertolongan dari warga setempat untuk memadamkan api dirumah korban.

"Masyarakat pun membantu memadamkan api dengan alat timba seadanya, karena kobaran api sudah membesar api tidak dapat dipadamkan sehingga menjalar ke rumah Djin Fat Kui alias Afat dan menjalar lagi ke rumah pintuan sebelah kiri milik korban Tjhong Kui Kie Alias A Kim," ungkapnya.

Rumah Warga Pemangkat di Lahap si jago merah pagi tadi. (Istimewa)
Rumah Warga Pemangkat di Lahap si jago merah pagi tadi. (Istimewa) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa)

"Sehingga api membakar empat unit rumah jenis rumah pintuan yang terbagi dua pintu dua pintu. Dan barulah tidak lama kemudian datang unit pemadam kebakaran yang lansung melakukan pemadaman api," tuturnya.

Sementara itu, saat di konfirmasi terkait dengan penyebab kebakaran, Kapolsek Pemangkat mengatakan masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.

"Sumber api belum diketahui. Api dapat dipadamkan sekira pukul 09.30 WIB dibantu oleh warga sekitar dan damkar BPKS," beber Kapolsek Pemangkat.

Akibat kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Dimana masing-masing korban Toni dan Afat mengalami kerugian sebesar Rp 400 juta, sedangkan Tjhong Kui Kie Alias mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved