BPBD Mempawah Ingatkan Nelayan Hati-hati Potensi Angin Kencang di Musim Penghujan

Oleh sebab itu, Didik juga menghimbau kepada warga Mempawah khususnya yang berprofesi sebagai Nelayan untuk berhati-hati ketika menjalani aktivitas se

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/RAMADHAN
Kabid Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Mempawah, Didik Sudarmanto. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Hermansyah, melalui Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana, Didik Sudarmanto, mengatakan bahaya cuaca ekstrim, yaitu angin kencang dimusim penghujan.

Oleh sebab itu, Didik juga menghimbau kepada warga Mempawah khususnya yang berprofesi sebagai Nelayan untuk berhati-hati ketika menjalani aktivitas sehari-hari.

Dia meminta sekiranya para Nelayan untuk memperhatikan cuaca dan gelombang laut.

"Selain banjir, juga waspada akan gelombang tinggi air laut, bagi nelayan, agar hal ini diperhatikan, dan bisa diakses oleh nelayan," ujarnya, Minggu 7 Februari 2021.

Didik katakan, biasanya dalam musim penghujan seperti ini, walaupun itu kategori hujan lebat tapi singkat, akan lebih berbahaya karena berpotensi dampaknya yaitu angin kencang.

KTNA Mempawah Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan Saat Melaut

"Ya, kalau di cuaca ekstrem seperti ini, dampak dari hujan itu sendiri yang berbahaya, bisa-bisa mengakibatkan angin kencang," tegasnya.

Dalam situasi dan potensi angin kencang seperti ini kata Didik, para nelayan lah yang lebih riskan terdampak.

Karena menurutnya saat cuaca ekstrem seperti ini, gelombang air laut itu juga tinggi.

Didik katakan, sebetulnya di pelabuhan walaupun tradisional, tetapi setahunya sudah ada prediksi cuaca dari klimatologi maritim.

"Harapannya agar masyarakat selalu memonitor prediksi cuaca tersebut," katanya.

Untuk itu, Didik juga meminta kepada nelayan agar tidak melaut lebih dulu jika cuaca sedang tidak mendukung.

"Jadi ini bisa dilihat kalau cuaca ekstrem jangan sampai melaut," tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved