Breaking News:

Hanya Dua Pesantren Aktif Hingga Sekarang dari 4 Pondok Pesantren di Kapuas Hulu

"Tidak aktifnya kedua pesantren tersebut, tidak memenuhi beberapa hal seperti, Kiyai nya sudah tidak ada dan minimnya santri," ucapnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
Kemenag Kapuas Hulu Syahrul 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kapuas Hulu, Syahrul menyatakan, jumlah pesantren yang terdaftar di Kemenag ada 4 pondok pesantren. Dimana hanya dua pesantren yang aktif, dan duanya lagi tidak aktif.

"Pesantren yang tidak aktif yaitu pesantren Al - Hudud di Kecamatan Badau dan Pesantren Syahannur di Kecamatan Mentebah," ujarnya kepada wartawan, Jumat 5 February 2021.

Sedangkan dua pesantren yang masih aktif hingga saat ini yaitu, Pesantren Al Jihad di Tepuai Kecamatan Hulu Gurung dan pesantren Ulil Albab Riyam Mengelai Kecamatan Boyan Tanjung.

"Tidak aktifnya kedua pesantren tersebut, tidak memenuhi beberapa hal seperti, Kiyai nya sudah tidak ada dan minimnya santri," ucapnya.

Sekda Kapuas Hulu Lantik Ratusan Pejabat Fungsional

Kemudian jelasnya, dengan pondok pesantren Al Jihad di Tepuai Kecamatan Hulu Gurung dan Ulil Albab Riyam Mengelai Kecamatan Boyan Tanjung masih aktif karena disana lengkap ada Kiyai, santri, masjid, ada penginapan kyai dan pembelajaran kitab kuning.

"Bahwa kemauan orang tua ingin memasukan anaknya ke pesantren lumayan tinggi, hanya saja anak tersebut yang tidak mau masuk pesantren karena perkembangan zaman dan teknologi saat ini," ujarnya.

Menurutnya, kalau pihaknya setiap tahun juga melakukan pembinaan terhadap pesantren yang ada di Kapuas Hulu.

"Biasanya kita membantu pesantren dalam mengajukan usulan mereka ke Pemerintah Pusat. Sementara dari Pemerintah Pusat juga melakukan pembinaan melalui dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) setiap tahunnya," ungkapnya. (*)

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Try Juliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved