Breaking News:

Kabupaten Sanggau Mulai Vaksinasi Covid-19, Kapolres Raymond Menjadi Orang Pertama yang Divaksin

Jangan mudah percaya berita-berita hoax tentang vaksin. Buktinya saya baik-baik saja, tetap sehat setelah divaksin

Dok. Polres Sanggau
Kapolres Sanggau AKBP Raymond M. Masengi, S.IK, MH saat divaksin, di aula Kantor Bupati Sanggau, Senin 1 Februari 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU -  Komitmen untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sanggau terus dilaksanakan oleh

Pemerintah Kabupaten Sanggau berkomitmen menekan penyebaran Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya vaksinasi perdana Covid-19 yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Sanggau, Senin 1 Februari 2021.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.Ip, M.Si, Wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si, Ketua DPRD Sanggau Jumadi, S.Sos, Sekda Sanggau Ir. Kukuh Triyatmaka, MM, Kapolres Sanggau AKBP Raymond M. Masengi, S.IK, MH, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf. Affiansyah, SP, Ketua Pengadilan Negeri Sanggau Cipto Hosari Parsaoran Nababan, SH, MH, Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau Drs. H. Gusti Arman, M.Si, Forkopimda Kabupaten  Sanggau, Kepala OPD  Sanggau, Ketua Ormas  Sanggau, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Tim Medis DiRSUD MTh Djaman Sanggau dan Puskesmas.

Vaksin yang dikeluarkan dari Instalasi Farmasi Kab. Sanggau berjumlah 23 VIAL untuk dilakukan Vaksinasi terhadap 21 orang Pejabat Publik yang telah melewati Skrinning Vaksinasi, hanya 12 orang yang layak Vaksinasi Covid-19 Sinovac.

Personel Polsek Ledo Amankan Tempat Penyimpanan Vaksin Sinovac di Puskesmas

Vaksinasi perdana Covid-19 diberikan kepada unsur Forkopimda Kabupaten Sanggau dan Tokoh Masyarakat sebagai motivasi bagi masyarakat bahwa vaksin yang digunakan itu aman.

Bupati Sanggau dalam sambutannya berharap agar para penerima vaksin Covid-19 perdana menjadi contoh kepada masyarakat agar tidak usah takut divaksin.

“Hari ini 10 pejabat Esensial dan 2 orang tambahan melaksanakan Vaksinasi Covid-19 Sinovac sesuai hasil Skrining yang layak untuk dilakukan Vaksinasi. Ada 16 Kreteria harus dipenuhi, Layak, tidak Layak dan ditunda,” ucap Paolus Hadi.

Foto bersama Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.Ip, M.Si, Wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si, Ketua DPRD Sanggau Jumadi, S.Sos, Sekda Sanggau Ir. Kukuh Triyatmaka, MM, Kapolres Sanggau AKBP Raymond M. Masengi, S.IK, MH, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf. Affiansyah, SP, Ketua Pengadilan Negeri Sanggau Cipto Hosari Parsaoran Nababan, SH, MH, Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau Drs. H. Gusti Arman, M.Si, Forkopimda Sanggau, Kepala OPD Sanggau, Ketua Ormas Sanggau, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Tim Medis DiRSUD MTh Djaman Sanggau dan Puskesmas.
Foto bersama Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.Ip, M.Si, Wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si, Ketua DPRD Sanggau Jumadi, S.Sos, Sekda Sanggau Ir. Kukuh Triyatmaka, MM, Kapolres Sanggau AKBP Raymond M. Masengi, S.IK, MH, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf. Affiansyah, SP, Ketua Pengadilan Negeri Sanggau Cipto Hosari Parsaoran Nababan, SH, MH, Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau Drs. H. Gusti Arman, M.Si, Forkopimda Sanggau, Kepala OPD Sanggau, Ketua Ormas Sanggau, Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Tim Medis DiRSUD MTh Djaman Sanggau dan Puskesmas. 

Ditambahkannya, Pendistribusian Vaksin di Kecamatan hari ini dilaksanakan dan segera lakukan Skrinning terhadap Nakes. Sesuai Intruksi Presiden Vaksinasi Covid-19 wajib dilaksanakan bagi pejabat Publik.

“Saya ucapkan selamat bagi yang layak melaksanakan Vaksininasi Covid-19 Sinovac,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Raymond M Masengi meminta agar semua pihak ikut mensukseskan program vaksinasi ini, sebagai salah satu upaya menangkal penyebaran Covid-19.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi hoax di media-media sosial, yang menyatakan vaksin sinovac membahayakan orang yang divaksin.

“Jangan mudah percaya berita-berita hoax tentang vaksin. Buktinya saya baik-baik saja, tetap sehat setelah divaksin,” ucapnya.

Menurut Kapolres Sanggau, setelah divaksin, ada masa observasi sekitar 30 menit yang dipantau tim medis, untuk mengetahui apakah ada reaksi tertentu dari vaksin itu.

“Jadi saya sampaikan kepada Masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin,” ujar Raymon M Masengi.

Vaksin ini berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh (imun) terhadap Covid-19, setelah disuntik vaksin kita semua hendaknya tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved