Satu Keluarga di Segedong Isolasi Mandiri Covid-19, BPBD Mempawah Berikan Bantuan
"Ya, memang benar, tadi sudah kita serahkan bantuan untuk isolasi mandiri warga yang terkonfirmasi Covid-19 di Segedong, dan langsung diterima oleh Ca
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, serahkan bantuan sembako untuk warga Kecamatan Segedong yang sedang isolasi mandiri Covid-19.
Hal itu dilakukan BPBD untuk memutus mata rantai Covid-19 di bumi Galaherang.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala BPBD Mempawah, Hermansyah, kepada Camat Segedong, Iskandan, di Kantor BPBD, Kamis 28 Januari 2021.
"Ya, memang benar, tadi sudah kita serahkan bantuan untuk isolasi mandiri warga yang terkonfirmasi Covid-19 di Segedong, dan langsung diterima oleh Camat Segedong," ujar Hermansyah kepada Tribun.
Hermansyah mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk 1 Kepala Keluarga (KK), yakni terdapat 5 jiwa.
• Ucapkan HUT Pemprov ke-64, Kadiskes Mempawah Harap Fasilitas Kesehatan Bisa Tingkatkan Pelayanan
"Sesuai data yang kita dapat, dalam 1 KK tersebut ada 5 orang, tetapi 1 orangnya dibawa ke RSUD Soedarso karena terkonfirmasi Positif Covid-19, dan lakukan penangan medis disana," ujarnya.
Hermansyah juga mengatakan, bantuan tersebut diserahkan untuk warga Desa Peniti Dalam II, Kecamatan Segedong.
"Bantuan tersebut berupa, beras 30 kg, Mie instan 4 kotak, Gula 4 kg, Minyak Goreng 2 liter," ungkapnya.
Kepala BPBD juga berharap kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Sehingga nantinya Penyebaran Covid-19 bisa diatasi bersama.
"Tetap patuhi protokol kesehatan, seperti penerapan 3M, yakni Memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan hindari kerumunan," bebernya.
Hermansyah juga berharap semoga warga yang saat ini sedang isolasi mandiri bisa segera sembuh, dan Covid-19 di Mempawah bisa teratasi.
"Kita berharap bersama, semoga kasus Covid-19 di Mempawah cepat berakhir, dan normal seperti biasanya," pungkasnya. (*)