Breaking News:

Personel Polres Kayong Utara Kawal Kedatangan Vaksin Sinovac dari Bandara ke Dinas Kesehatan

Vaksinasi adalah upaya dalam menyetop penyebaran Covid-19, namun harus tetap melaksanakan protokol kesehatan

Editor: Jamadin
Dok. Polres Kayong Utara
Kapolres Kayong Utara, AKBP Bambang Sukmo Wibowo, Rabu 27 Januri 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA- TNI dan Polri melakukan pengamanan dan pengawalan ketat kedatangan vaksin Covid-19 Sinovac dari Bandara Rahadi Oesman Ketapang hingga ke instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara, Rabu 27 Januari 2021.

Kapolres Kayong Utara AKBP Bambang Sukmo Wibowo, mengatakan pihaknya mengerahkan 18 personel dan 6 kendaraan (mobil) dalam pengawalan vaksin tersebut.

"Pesawat yang mengangkut Vaksin Sinovac telah mendarat aman, lancar dan dikawal oleh personil TNI dan Polri, "ujar Bambang Sukmo Wibowo.

Ia menjelaskan vaksin sebanyak 1.400 Vial No. Bacth 202011045 dengan Expired Date 30/11/2023 tersebut diangkut menggunakan mobil khusus dan terlebih dahulu dibawa ke Instalasi Farmasi di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang dan selanjutnya dibawa ke Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara.

"Terkait pengawalan, Polres Kayong Utara melakukan pengamanan dan pengawalan secara khusus dari segi personel hingga kendaraan yang dilibatkan untuk mendukung pengawalan dan pengamanan tersebut," beber Bambang Sukmo Wibowo.

Bambang juga mengucapkan banyak terima kasih kepada gabungan TNI-Polri dan Satpol PP serta Instansi terkait yang sudah mengawal vaksin Covid-19 sehingga berjalan dengan aman dan lancar tiba di Kantor Dinas Kesehatan Kab. Kayong Utara.

Polres Sekadau Kerahkan 35 Personel untuk Pengamanan Vaksin Sinovac

Kamis  28 Januari 2021direncanakan akan dilakukan pencanangan atau Vaksinasi yaitu Kapolres , Bupati dan Ketua DPRD serta jajaran lainnya.

Yang pasti kami akan memberikan contoh kepada masyarakat yang lain, jangan ragu-ragu untuk divaksin, justru dengan divaksin kita akan mendapatkan Protection atau Perlindungan dalam diri kita.

"Vaksinasi adalah upaya dalam menyetop penyebaran Covid-19, namun harus tetap melaksanakan protokol kesehatan," tutup Bambang Sukmo Wibowo.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved